Sumsel United Fokus Lawan Persiraja usai Kalah dari Adhyaksa FC

- Sumsel United akan menghadapi Persiraja Banda Aceh pada 4 April 2026 di Stadion Dimurthala, dengan arahan pelatih Nilmaizar untuk melupakan kekalahan sebelumnya dari Adhyaksa FC.
- Nilmaizar menilai timnya sudah menjalankan strategi dengan baik meski kalah 3-2 dari Adhyaksa FC, dan berencana memperbaiki kesalahan individu terutama di sektor pertahanan.
- Statistik menunjukkan Sumsel United unggul penguasaan bola 53 persen namun serangan masih belum efisien, hanya mencatat tiga tembakan tepat sasaran dari sembilan percobaan.
Palembang, IDN Times - Sumsel United dijadwalkan bertemu Persiraja Banda Aceh pada 4 April mendatang di Stadion Dimurthala pukul 20:30 WIB. Dijamu tim lawan pada laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026, skuad berjuluk Laskar Juaro ini diminta pelatih Nilmaizar untuk fokus dan melupakan laga sebelumnya kontra Adhyaksa FC.
"Lupakan kekalahan kemarin (kontra Adhyaksa FC)," ujarnya, Senin (30/3/2026).
1. Sebut Sumsel United sudah mengikuti intruksi strategi sesuai arahan

Diketahui, Rachmad Hidayat dan rekan harus menelan kekalahan usai ditaklukkan tim asal Serang, Banten. Gagal mencuri poin dari kandang lawan, Sumsel United kalah 3-2 di Stadion Banten International Stadium (BIS) pada 28 Maret lalu.
Menurut arsitek asal Sumatra Barat ini, meski tim asuhannya gagal meraih poin di kandang Adhyaksa FC, secara permainan tim Laskar Juaro sudah memberikan performa terbaik. Terutama dalam menjalankan instruksi dan strategi yang ia racik.
"Meski sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Adilson Silva di menit ke-27, tim bisa mengejar ketertinggalan skor lewat skema Juninho Cabral pada menit ke-42 dan ke-45," kata dia.
2. Sumsel United perbaiki kesalahan kontra Adhyaksa FC

Nil mengaku, walau anak asuhnya berusaha bermain optimal saat berlaga di lapangan, skuad The Fireball masih memiliki beberapa kesalahan ketika melakukan penyerangan. Kesalahan itu, kata dia, merupakan permainan individu antarpemain masing-masing.
"Kita akan memperbaiki kekurangan di laga melawan Adhyaksa FC, terutama di sektor pertahanan dan khususnya masalah individual error pemain. Serta memaksimalkan lagi kelebihan tim kita, terutama di lini serang sebelum menghadapi Persiraja nanti," jelasnya.
3. Serangan Sumsel United masih belum efisien

Sementara berdasarkan hasil statistik pertandingan, meski Sumsel United tak mampu menang di Banten, anak asuh Nilmaizar itu berhasil mencatatkan penguasaan bola 53 persen, melepaskan 3 tembakan on target dari 9 tembakan ke gawang. Melakukan 30 sentuhan di kotak penalti lawan dan 53 operan di sepertiga area pertahanan lawan.
"Sudah bermain baik, tapi memang serangan kita masih belum efisien," kata Nil.















