Sriwijaya FC Ungkap Problem Besar Hadapi PSMS Medan, Apa Itu?

- Sriwijaya FC bersiap hadapi PSMS Medan di laga perdana play off degradasi Liga 2 musim 2024/2025.
- PSMS dinahkodai pelatih berpengalaman Nil Maizar, berpotensi memberikan performa terbaik.
- Sriwijaya FC optimistis mampu menampilkan permainan terbaik dengan komposisi pemain lengkap untuk bertahan di Liga 2.
Palembang, IDN Times - Sriwijaya FC (SFC) bersiap menjalani laga perdana play off degradasi Liga 2 musim 2024/2025 menghadapi PSMS Medan di Stadion Baharuddin Siregar, Minggu (19/1/2025) besok.
Bertandang ke kandang Ayam Kinantan, Elang Andalas ternyata mengalami problem besar melawan PSMS Medan. Apalagi saat laga terakhir, Laskar Wong Kito tumbang dari PSMS.
1. Problem Sriwijaya FC di laga kontra PSMS Medan akibat masalah pemain

Menurut Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Amirul Mukminin, PSMS dinahkodai pelatih berpengalaman Nil Maizar, berpotensi memberikan performa terbaik. Belum lagi, komposisi pemain Ayam Kinantan cukup kuat.
Hal itu dilihat dari laga terakhir Sriwijaya FC vs PSMS Medan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, saat PSMS mengalahkan SFC dengan skor 0-1.
"Problem terbesar (Sriwijaya FC vs PSMS Medan di laga terakhir), minimnya pergantian pemain karena kita hanya satu kali berganti pemain," kata Amirul saat konferensi pers prematch, Sabtu (18/1/2025).
2. Seluruh pemain Sriwijaya FC sehat dan bersiap menghadapi PSMS Medan

Tiba di Tanah Deli Serdang, Jumat (18/1/2025) malam, Sriwijaya FC memboyong 17 pemain termasuk dua pemain muda dari afiliasi klub Bandung. Dengan komposisi pemain tersebut, Elang Andalas optimistis mampu menampilkan permainan terbaik dan harapan mengantongi poin penuh.
"Pemain tambahan bergabung, pada intinya semua pemain sehat walafiat dan siap memberikan yang terbaik," kata Amirul di Medan.
3. Sriwijaya FC memiliki opsi teknikal dari pemain tambahan berangkat ke Medan

Berbekal tim dengan komposisi lengkap meski tanpa Pelatih Kepala Hendri Susilo, Sriwijaya FC komitmen bermain maksimal sesuai intruksi pelatih kepala. Elang Andalas pun berharap membuka peluang bertahan di Liga 2 dari laga kontra PSMS.
"Dari adanya tambahan pemain tentu menjadi opsi saat pertandingan untuk teknikal. Kami optimis dan berusaha memberikan yang terbaik," jelasnya.
4. Sriwijaya FC waspadai seluruh klub di Grup H play off degradasi

Disinggung mengenai klub mana yang diwaspadai Sriwijaya FC di Grup H, Amirul menyebut semua klub yang bermain di play off degradasi memiliki kesempatan sama dan berpeluang keseluruhan untuk tetap bertahan di Liga 2.
"Kekuatan empat klub semua diwaspadai. Saya anggap semua tim sama-sama bagus, dan keempat tim memiliki peluang bersaing dan semua berusaha maksimal sampai pertandingan akhir," kata dia.
Sriwijaya FC di zona play off degradasi tergabung dalam grup H bersama PSMS, Persikota dan Nusantara United Untuk lolos dari jerat degradasi, Sriwijaya FC wajib finish menduduki posisi kedua.

















