Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sriwijaya FC Prioritas Bidik Pemain Muda Sumsel Musim Ini
Direktur Olahraga PT Sriwijaya Optimis Mandiri (Dok: PT SOM)
  • Sriwijaya FC (SFC) fokus rekrut pemain muda asli Sumatra Selatan untuk Liga 2 musim 2025/2026
  • Manajemen klub berkomitmen membentuk konsep baru dengan tagline SFC_REBORN dan memprioritaskan kerjasama tim
  • Rencana pendirian kembali akademi sepakbola di Palembang untuk pembinaan pemain musim selanjutnya
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Sriwijaya FC (SFC) mulai menyiapkan strategi menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2025/2026. Pengelola klub Laskar Wong Kito memastikan membidik pemain lokal dan muda asli 'Wong' Sumatra Selatan (Sumsel).

"Kami memproritaskan pemain lokal Sumsel dengan kembali membawa banyak pemain berdarah asli Sumsel," kata Direktur Olahraga PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), pengelola klub Elang Andalas, Anggoro Prajesta, Rabu (26/3/2025).

1. Sriwijaya FC bangun tagline konsep baru

Selebrasi pemain Sriwijaya FC menang 3-0 kontra Nusantara United di Stadion GSJ Palembang, Jumat (24/1/2025)

Fokus mencari pemain daerah, kata dia, sekaligus memberdayakan atlet sepakbola lokal potensial, menyesuaikan finansial dan memperlancar rencana pendirian kembali akademik sepakbola di Palembang. Anggoro menyampaikan, untuk mencapai visi dan misi Sriwijaya FC musim depan dengan target kembali ke kasta Liga 1, manajemen komitmen membentuk konsep dan harapan baru lewat tagline SFC_REBORN.

"tagline SFC_REBORN di musim depan adalah seiring dengan konsep-konsep baru kita," jelas dia.

2. Bidik pemain asli darah Sumsel musim depan

Duel PSMS versus Sriwijaya FC di Stadion Baharoeddin Siregar Lubukpakam, Deli Serdang, Sabtu (11/1/2025) (IDN Times/Doni Hermawan)

Selain mengutamakan pemain lokal dan kembali membawa banyak anak muda berdarah asli Sumsel, Sriwijaya FC musim depan juga akan jadi klub yang memiliki daya gedor pemain potensial.

"Kita usahakan juga pemain dari darah Sumsel yang dimiliki kedua orang tuanya, ataupun pemain asli Sumsel yang besarnya di luar Palembang," katanya.

3. Sriwijaya FC musim 2025/2026 bangun pondasi klub dari pembinaan akademi

Kemenangan Sriwijaya FC menghadapi Persikota (Dok: Media Officer SFC)i

Anggoro menambahkan, rencana Laskar Wong Kito kompetisi selanjutnya adalah membangun kerja sama dan kekompakan antarpemain. Karena kata dia, pelaksanaan liga bukan ajang pertempuran, tetapi saling adu kemampuan secara individu maupun kerjasama tim terhadap ketangguhan fisik.

Maka itu lanjutnya, Sriwijaya FC musim 2025/2026 akan kembali membuat pondasi klub. Seperti dahulu SFC memiliki akademi sepakbola dengan melahirkan SFC U-21 dan SFC U-17 di era kepemimpinan presiden klub Dodi Reza Alex Noerdin.

"Manajemen akan kembali mendirikan akademi SFC untuk pembinaan pemain musim selanjutnya," jelas dia.

Editorial Team