Pemain Semen Padang FC, Irkam Mila melakukan latihan di Stadion H Agus Salim Padang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Guyuran hujan menguringi langkah para pemain yang memasuki lapangan di Stadion H Agus Salim Padang. Anak asuh Eduardo Almeida memasuki lapangan dengan penuh percaya diri.
Tapi, sejak dimulainya menit awal pertandingan babak kedua malah lini pertahanan Semen Padang FC yang digempur habis-habisan oleh PSIS Semarang.
Pergantian Felipe Chaby dengan Firman Juliansyah diharapkan bisa membuat Semen Padang FC menciptakan berbagai peluang untuk memperoleh keunggulan. Tetapi, pada menit ke-62 malah gawang Semen Padang FC yang dibobol oleh PSIS Semarang.
Tendangan keras yang dilesatkan oleh Septian David Maulana tak mampu ditepis oleh Arthur Augusto hingga membuat keunggulan bagi PSIS Semarang.
Selang 4 menit, Semen Padang FC akhirnya mampu mengimbangi skor melalui sepakan keras yang dilesatkan oleh Firman Juliansyah.
Gol tersebut berawal dari tendangan sudut yang dieksekusi oleh Cornelius Stewart yang akhirnya didapatkan oleh Firman Juliansyah yang akhirnya bisa menghasilkan gol.
Selang 5 menit, Semen Padang FC kembali memperoleh peluang dari tendangan penjuru yang dieksekusi oleh Rosad Setyawan.
Umpan yang dilesatkan tersebut berhasil dimaksimalkan oleh Muhammad Ridwan melalui sundulan yang tidak mampu diantisipasi oleh Syahrul Trisna.
Semen Padang FC akhirnya berhasil mengungguli PSIS Semarang. Tetapi, lini pertahanan Semen Padang FC terus digempur serangan oleh Dewangga dan kawan-kawan.
Beberapa peluang diciptakan untuk bisa menyamakan kedudukan. Tetapi, peluang tersebut masih belum bisa membuat papan skor berubah.
Semen Padang FC kembali menambah keunggulannya melalui serangan balik yang dilesatkan dari sisi kiri pertahanan PSIS. Bola cepat yang didapatkan oleh Cornelius Stewart berhasil disempurnakan menjadi sebuah gol.
Gol tersebut dianggap tidak sah oleh wasit karena dianggap terjadi pelanggaran sebelum serangan tersebut yang membuat kehebohan di bangku pelatih.
Meskipun gol tersebut dianggap tidak sah, tetapi para pemain Semen Padang FC tetap tidak patah arang dan tetap mencoba melakukan serangan demi serangan.