Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Semen Padang FC Dibantai Skor Telak Dewa United Perdana dalam Sejarah
Pemain Semen Padang FC menggelar latihan di Stadion H AGus Salim Padang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
  • Kekalahan besar 1-8 Semen Padang FC dari Dewa United merupakan sejarah kekalahan besar perdana tim dalam pertandingan domestik.
  • Semen Padang FC pernah mengalami kekalahan besar saat bermain di luar negeri, namun tidak pernah terjadi dalam liga domestik.
  • Mantan pelatih menekankan tanggung jawab seluruh tim untuk memperbaiki kualitas permainan dan manajemen harus memberikan motivasi kepada para pemain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Kekalahan besar Semen Padang FC saat menjamu Dewa United di pekan ke-9 BRI Liga 1 dengan skor 1-8 beberapa hari lalu merupakan sejarah kekalahan besar perdana tim berjulukan Kabau Sirah itu.

Hal tersebut disampaikan pengamat sepakbola di Sumatra Barat, Suhatman Imam saat dihubungi pada Senin (28/10/2024). "Setahu saya kekalahan besar seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya untuk pertandingan domestik," katanya.

1. Kekalahan besar Semen Padang FC hanya terjadi di pentas internasional

Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida memberikan arahan kepada pemainnya (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Suhatman mengatakan, Semen Padang FC memang pernah mengalami kekalahan besar dalam sejarahnya. "Namun, saat berlaga di luar pernah saat bermain dalam pentas internasional di Jepang," katanya.

Sementara, saat berlaga dalam liga domestik, Semen Padang FC tidak pernah mengalami kekalahan yang besar. "Iba dan sedih saya melihatnya, seakan tidak percaya. Namun, kita tidak boleh memvonis, mungkin ada sesuatu masalah yang kita tidak mengetahuinya," katanya.

2. Pemain harus bertanggung jawab

Tim Semen Padang FC saat menghadapi Dewa United (Foto: MO Semen Padang FC)

Mantan pelatih Semen Padang FC era 2000an itu menyatakan, seluruh tim harus bertanggung jawab dengan kekalahan tersebut. "Para pemain untuk bertanggung jawab dengan profesinya, menjaga hubungan yang harmonis antara mereka, dan bisa saling percaya," katanya.

Ia berharap, seluruh tim agar tetap semangat dan meningkatkan kualitas permainannya pada laga selanjutnya untuk bisa memperoleh kemenangan.

3. Harus tingkatkan motivasi pemain

Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Sehatman mengungkapkan, PR besar bagi manajemen dan tim pelatih agar bisa memberikan motivasi kepada para pemain.

"Hal itu untuk menjaga motivasi para pemain. Kalau dapat bisa ditingkatkan. Harus bersikap profesional pada pertandingan walaupun apapun masalah yang sedang terjadi di dalam antara pelatih dan pemain, antara pemain dengan manajemen, atau sebaliknya," katanya.

Itu karena, untuk membongkar pemain sudah terlambat, dikarenakan harus menunggu dibukanya transfer window putaran kedua dalam kompetisi BRI Liga 1.

Editorial Team