Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Imbang Lawan Persis Solo, Pelatih Semen Padang FC Kecewa

Imbang Lawan Persis Solo, Pelatih Semen Padang FC Kecewa
Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Intinya Sih
  • Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida kecewa dengan hasil imbang 1-1 melawan Persis Solo karena datang untuk memperoleh 3 poin.
  • Anak asuhnya memulai permainan dengan cukup bagus di babak pertama, namun turun performa di babak kedua sehingga harus mencari tahu penyebabnya.
  • Wasit memberikan kartu merah pada menit ke-81 kepada Alhassan Wakaso, membuat skuad Kabau Sirah sulit melakukan serangan dan terpaksa bertahan hingga akhir laga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Padang, IDN Times - Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida mengungkapkan kekesalannya karena gagal memperoleh poin penuh pada laga tandang menghadapi Persis Solo pada Jumat (21/2/2025).

Pada laga tersebut, Semen Padang FC hanya mampu membawa pulang 1 poin setelah ditahan imbang oleh tuan rumah dengan skor akhir 1-1.

"Saya tentu tidak puas dengan hasil ini. Karena saya datang ke sini untuk bisa mendapatkan 3 poin," katanya.

1. Bagus di babak pertama

Pemain Semen Padang FC latihan di Stadion H Agus Salim Padang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Pemain Semen Padang FC latihan di Stadion H Agus Salim Padang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Eduardo mengungkapkan, dengan keunggulan di babak pertama, ia menyatakan bahwa anak asuhnya memulai permainan dengan cukup bagus menghadapi Persis Solo.

"Pada babak kedua, kita menurunkan linenya dan kita akan cari tahu apa penyebabnya sampai bisa berakhir imbang seperti saat ini," katanya.

Menurutnya, laga menghadapi Persis Solo adalah laga yang cukup sulit. Tetapi, menurutnya semua pemain sudah memberikan yang terbaik dalam laga tersebut.

2. Kartu merah Alhassan Wakaso

Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Menurut Eduardo, setelah wasit memberikan ganjaran kartu merah terhadap Alhassan Wakaso pada menit ke-81, hal tersebut membuat skuad Kabau Sirah tidak bisa melakukan serangan.

"Setelah bermain 10 pemain, kami sudah tidak bisa lagi melakukan serangan dan terpaksa harus bertahan agar tidak mengalami kekalahan," katanya.

Meskipun merasa kecewa dengan hasil imbang tersebut, Eduardo mengungkapkan setidaknya masih membawa pulang satu poin dari Solo.

3. Tidak boleh kehilangan poin

Pemain Semen Padang FC melakukan latihan tendangan sudut di GOR H Agus Salim Padang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Pemain Semen Padang FC melakukan latihan tendangan sudut di GOR H Agus Salim Padang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Sementara itu, pemain Semen Padang FC, Ricki Ariansyah mengungkapkan bahwa ia juga kecewa dengan hasil imbang tersebut.

"Tapi setidaknya kami tidak kalah dan tidak kehilangan poin dalam laga kali ini," katanya dalam kesempatan yang sama.

Menurutnya, saat ini Semen Padang FC tidak boleh lagi kehilangan poin untuk bisa menjauh dari zona degradasi dan tetap bertahan di Liga 1 Indonesia musim depan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest Sport Sumatera Selatan

See More