Pemain Semen Padang FC, Leo Guntara beradu cepat dengan pemain PSM Makassar (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Dimulainya babak kedua, Semen Padang FC langsung melakukan pergantian pemain. Herwin Tri Saputra ditarik keluar dan Sidane Pramudya masuk untuk menggantikannya. Persis Solo juga melakukan pergantian, Xandro Dylan ditarik keluar dan digantikan oleh Sutanto Tan di lini pertahanan.
Dengan pergantian tersebut, Semen Padang FC langsung melakukan serangan ke lini pertahanan Persis Solo untuk bisa kembali mendapatkan kemenangan.
Tetapi, serangan yang diatur tersebut masih belum bisa menembus lini pertahanan Persis Solo yang cukup solid sejak babak pertama. Para pemain bertahan Persis Solo masih bisa menepis berbagai serangan yang dilesakkan.
Pada menit ke-48, Persis Solo juga melakukan serangan ke lini pertahanan Semen Padang FC, Godai Tanaka yang menggiring bola dilanggar oleh Firman Juliansyah.
Pelanggaran itu membuat sebuah peluang tendangan bebas untuk tim tamu. Tendangan yang dieksekusi oleh Jose Cleyton melambung tinggi di depan gawang Arthur Augusto dan langsung disundul oleh Godai Tanaka.
Gol kedua itu menjadi gol kemenangan sementara bagi Persis Solo di laga tersebut dan Semen Padang FC yang awalnya unggul malah tertinggal dari tamunya.
Setelah tertinggal satu gol, pemain Semen Padang FC langsung mengatur serangan agar bisa menyamakan kedudukan dari tamunya yang telah unggul sementara.
Tetapi, umpan silang yang diberikan oleh Cornelius Stewart tidak dapat diraih oleh Pedro Matos ataupun Irsyad Maulana yang sama-sama berlari ke depan gawang Muhammad Riyandi.
Tidak puas dengan kemenangan satu gol, anak asuh Milo kembali melesakkan serangan ke lini pertahanan Semen Padang FC dan serangan itu hampir saja kembali menjebol gawang Arthur Augusto.
Kemelut yang terjadi di depan gawang kembali membuat adanya drama pengecekan VAR karena bola dinyatakan mengenai tangan pemain Semen Padang FC, Alassan Wakaso.
Setelah melakukan pengecekan, wasit Yudai Yamamoto memutuskan bahwa hal tersebut bukan merupakan handball dan Semen Padang FC selamat dari kebobolan ketiganya.
Keputusan tersebut diambil karena Godai telah berada dalam posisi offside sebelum adanya sentuhan bola oleh Alhassan Wakaso tersebut.
Berulang kali, pemain Semen Padang FC mencoba memberikan tekanan ke lini pertahanan Persis Solo untuk bisa mendapatkan gol penyeimbang pada laga tersebut.
Sayangnya, peluang demi peluang yang diciptakan masih belum bisa dimaksimalkan untuk bisa mendapatkan gol yang diinginkan tersebut.
Memasuki waktu tambahan, Persis Solo berhasil menggandakan keunggulannya melalui sundulan yang dilesakkan oleh Irfan Jauhari.
Serangan yang bermula dari umpan lambung yang diberikan oleh Arkhan Kaka ke depan gawang Arthur Augusto dan Jauhari yang dalam keadaan bebas tanpa pengawalan leluasa melesakkan sundulan.
Semen Padang FC semakin tertinggal dengan terciptanya gol ketiga Persis Solo tersebut dan anak asuh Dejan Antonic masih berupaya melakukan serangan untuk bisa menyamakan kedudukan.
Pada menit tambahan, Semen Padang FC berhasil memperkecil ketertinggalan melalui umpan lambung yang diberikan oleh Pedro Matos ke area pertahanan Persis Solo.
Bola tersebut berhasil ditanduk oleh Riki Ahriansyah yang membuat ketertinggalan Semen Padang FC semakin kecil dan terus mengejar ketertinggalan.
Hingga berakhirnya babak kedua, Semen Padang FC masih belum berhasil menciptakan gol penyeimbang dan terpaksa harus tunduk pada tamunya dengan skor akhir 2-3.