Pemain Persijap Jepara melakukan eksekusi penalti (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Sejak dimulainya babak pertama, bukan Semen Padang FC yang memberikan tekanan. Namun, malah sang tamu Persijap Jepara yang lebih agresif dalam melakukan serangan. Sementara, Semen Padang FC lebih banyak bermain di area pertahanannya dan sulit untuk membangun serangan ke lini pertahanan Persijap Jepara.
Bahkan, beberapa pemain Semen Padang FC sering melakukan kesalahan di lini tengah dalam berbagai passing yang dilakukan. Bahkan beberapa serangan dengan mudah dipatahkan di lini tengah Persijap Jepara.
Hingga pada menit ke-35, Persijap Jepara berhasil unggul lebih dulu dengan sontekan dari Rendi Saepul yang berhasil merobek gawang Arthur Augusto. Meski telah tertinggal satu gol, Semen Padang FC tetap masih belum bisa membongkar lini pertahanan Persijap Jepara untuk menyamakan kedudukan.
Hingga pada menit ke-42, Semen Padang FC terpaksa harus tertinggal 2 gol usai pelanggaran yang dilakukan oleh Baubakary Diarra di kotak terlarang. Penalti yang dieksekusi oleh Henrique Franca kembali membobol gawang Arthur Augusto. Penjaga gawang asal Brasil tersebut gagal membaca arah bola.
Keunggulan 0-2 di babak pertama membuat Persijap Jepara semakin percaya diri untuk melesatkan serangan ke lini pertahanan Semen Padang FC. Hingga wasit meniup pluit panjang, skor tetap 0-2 dan Semen Padang FC tertinggal dari tamunya yang unggul melalui pola serangan dan tendangan penalti.