Baru 2 Laga di Semen Padang FC, Baixinho Cedera Hingga Akhir Musim

Padang, IDN Times - Pembelian Semen Padang FC pada pertengahan musim Liga 1 Indonesia 2024/2025 bisa dikatakan cukup sukses. Karena telah menghadirkan wajah baru dalam sepak bola Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, Semen Padang FC mendatangkan lima pemain asing baru yang akan menunjukkan kebolehannya dalam mengolah si kulit bundar.
Sayangnya, salah satu dari lima pemain asing baru tersebut terpaksa menepi pada laga kedua saat menghadapi Bali United pada laga kandang (20/1/2025) lalu. Marco Baixinho, bek tangguh yang didatangkan dari Liga Portugal tersebut, mengalami cedera parah yang diperkirakan membuatnya tak bisa berlaga hingga musim 2024/2025 usai.
1. Tidak bisa bermain hingga akhir musim

Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida mengungkapkan dalam konferensi pers jelang laga menghadapi PSS Sleman, Marco Baixinho tidak bisa ikut berlaga hingga akhir musim mendatang.
"Untuk Marco seperti kita ketahui memang mengalami cedera dan mungkin kita akan kehilangan dia dalam waktu yang lama," katanya.
Menurut Edu, karena cedera yang dideritanya, Marco tidak akan bisa diturunkan hingga putaran kedua Liga Indonesia 2024/2025 berakhir nantinya.
"Marco memerlukan waktu yang lama untuk melakukan pemulihan cedera itu," katanya.
2. Gunakan pemain lain

Edu mengungkapkan, untuk menggantikan posisi Marco Baixinho di lini bertahan, ia akan menggunakan pemain lainnya yang ada saat ini.
"Saya yakin, pemain lain ini bisa menjawab kebutuhan kita di lini belakang dan saya sudah mempercayakan kepadanya," katanya.
Ia mengatakan, pemain yang menggantikan posisi Marco Baixinho dipercaya akan memberikan kontribusi yang baik kedepannya dalam setiap pertandingan.
3. Ketangguhan Marco Baixinho

Debut Marco Baixinho dimulai saat menghadapi Borneo FC pada laga pertama putaran kedua Liga 1 Indonesia 2024/2025 lalu. Dalam laga tersebut, Marco menunjukkan kualitasnya di lini belakang dengan melakukan pertahanan, tackle, dan menggagalkan serangan Borneo FC.
Pada pertandingan keduanya menghadapi Bali United di kandang, Marco juga masih memperlihatkan kepemimpinannya di lini belakang. Hingga akhir babak pertama, Bali United tidak mampu menciptakan gol. Sayangnya, pada akhir babak pertama, Marco harus digotong keluar lapangan usai mengalami bentrokan dengan pemain Bali United yang mengakibatkan cidera pada kakinya.
Setelah Marco keluar, lini pertahanan Semen Padang FC terlihat sangat rapuh pada babak kedua. Hingga hanya dalam waktu 1 menit, Bali United sudah mampu mengimbangi skor. Dan kerapuhan lini bertahan itu semakin parah hingga Semen Padang FC harus menelan kekalahan 1-5 dari Bali United.
















