Comscore Tracker

Bayi Kembar Siam di Palembang Meninggal Dunia di RSMH  

Bayi tersebut meninggal tiga jam usai dilahirkan

Palembang, IDN Times - Bayi kembar Siam lahir dengan dua kepala dan satu tubuh dikabarkan meninggal dunia. Kabar duka tersebut baru dibagikan hari ini, dimana sang bayi diketahui meninggal tiga jam usai dilahirkan, Jumat (15/1/2022) sekitar pukul 11.20 WIB.

"Bayi tersebut kondisinya mengalami penurunan usai dilahirkan. Penyebab kematian diduga karena kondisi paru yang tidak normal (1 kepala hanya 1 paru)," ungkap Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Mohammad Hoesain Palembang, dr Indrayadi, Sabtu (15/1/2022).

Baca Juga: Bayi Kembar Siam Lahir di RSMH Palembang Mendapat Perawatan Intensif 

1. Bayi itu alami kelainan dibeberapa organ tubuh

Bayi Kembar Siam di Palembang Meninggal Dunia di RSMH  ilustrasi bayi (unsplash.com/Andriyko Podilnyk)

Indrayadi menjelaskan, selain bermasalah pada paru-paru, bayi kembar siam tersebut juga mengalami banyak kelainan lain. Saat proses kelahiran, ibu bayi diambil tindakan operasi sesar. Kondisi bayi tersebut sempat drop usai operasi sehingga harus dilakukan perawatan intensif.

Bayi itu juga, lahir dengan berat 3.600 gram, panjang badan 44 sentimeter, dan lingkar kepala kedua bayi 33 sentimeter.

"Bayi itu juga ada kelainan jantung bawaan yang biasanya hampir selalu terdapat pada bayi kembar siam," jelas dia.

2. Kondisi paru bayi lemah

Bayi Kembar Siam di Palembang Meninggal Dunia di RSMH  ilustrasi bayi baru lahir (pexels.com/Christian Bowen)

Tim medis sempat memberikan bantuan napas buatan kepada bayi tersebut. Menurut Indrayadi, beberapa kali bayi tersebut tidak bernapas kemudian dilakukan pemasangan selang bantu napas ke kedua kepala bayi dan dihubungkan ke mesin bantu napas.

"Ketika diberi bantuan napas di kepala kanan, tampak hanya dinding dada kanan yang bergerak dan suara napas hanya terdengar di sebelah kanan. Ketika diberi bantuan napas untuk kepala kiri, hanya dinding dada kiri yang bergerak dan suara napas hanya terdengar di dada kiri. Sehingga dicurigai satu kepala terhubung ke satu paru," jelas dia.

3. Bayi tidak dapat bertahan karena kondisi sudah drop

Bayi Kembar Siam di Palembang Meninggal Dunia di RSMH  instagram.com/dearnicumama

Bayi pasangan ER (26) dan AK (25) tersebut sudah diambil tindakan foto rontgen. Hasilnya tampak bayi kembar berkepala dua dan satu tubuh itu memiliki dua tenggorokan, dua paru, satu jantung, dua tulang belakang, dua lambung, satu tulang pinggul, dua lengan dan dua tungkai.

"Bayi belum sempat dilakukan pemeriksaan ekokardiografi. Kondisi bayi semakin memburuk. Beberapa alat bantu napas sudah dimaksimalkan, dan diberikan obat-obatan penunjang pompa jantung tapi tetap tidak tertolong," tutup dia.

Baca Juga: Lansia di Palembang Ini Terima Booster Agar Mudah Urusan Administrasi

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya