TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Sumsel Bikin Satgas Distribusi Minyak Goreng; Ketahuan Curang, Angkut!

Kapolda Sumsel pastikan pengawasan di pasar tradisional

Gubernur Sumsel, Herman Deru tahun 2019 (IDN Times/Rangga Erfizal)

Palembang, IDN Times - Jelang hari raya Idul Fitri, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Sumsel akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Distribusi Minyak Goreng.

Satgas itu dibentuk untuk mendeteksi pasokan minyak goreng curah (MGC) di pasar-pasar, termasuk mencari permasalahan distribusi minyak goreng yang selama ini terjadi. 

"Satgas ini sampai 3 bulan ke depan. Tugasnya mencari kejanggalan ataupun kecurangan harga minyak ini. Jika terdapat kecurangan, angkut," ungkap Gubernur Sumsel, Herman Deru, Kamis (28/4/2022).

Baca Juga: Palembang Butuh 1,8 Juta Liter Minyak Goreng dalam Sebulan 

1. Total produksi minyak goreng di Sumsel

Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Rangga Erfizal)

Deru menilai, kebutuhan minyak goreng curah di Sumsel tercukupi sesuai produksinya. Produksi minyak goreng curah di Sumsel mencapai 134 ton per hari, belum lagi untuk produksi kemasan sederhana 170 ton, kemasan premium 198 ton per hari atau total produksi minyak mencapai 502 ton per hari .

"Saya minta komitmen morilnya agar minyak curah dengan kebutuhannya 134 ton per hari ini dapat terpenuhi. Total kuota produksi per hari itu 180 ton dari tiga produsen yang teralokasi, artinya ada minus di mana. Apakah di distribusi? Transportasi? Apakah ada kecurangan?" tanya Deru.

Baca Juga: HET Minyak Goreng Ketetapan Pemerintah Picu Kelangkaan

2. Polda Sumsel memetakan stok migor di pasar

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto saat memimpin rapat (IDN Times/Humas Polda Sumsel)

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto, mengatakan satgas akan mengawasi penyaluran minyak goreng dari produsen hingga ke pasar. Menurut Toni, pihaknya turut memantau 886 pasar di Sumsel untuk memastikan stok minyak goreng curah tersedia.

"Kita tahu di Sumsel ini punya 3 produsen. Data dari intelijen kita ada sekitar 886 pasar di wilayah Sumsel. Artinya, progres ini setiap hari kita tahu, pasar mana yang kosong minyak curahnya," ujar dia.

Baca Juga: Pedagang Pempek Palembang Perkecil Ukuran Pasca Harga Migor Naik

Berita Terkini Lainnya