TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Presiden Jokowi Direncanakan Kembali Resmikan Tol Palembang-Kayuagung 

Operasional resmi mulai awal Februari 2020

Ruas Palembang-Kayuagung sepanjang 33,5 kilometer (IDN Times/Rangga Erfizal)

Palembang, IDN Times -Operasional resmi ruas ruas tol seksi satu Palembang-Kayuagung direncanakan pada akhir bulan Januari atau awal Februari mendatang. Hal tersebut dikarenakan masih menunggu rekomendasi uji layak operasi (ULO) dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

"Kita menunggu kepastian BPJT untuk uji layak operasi. Insyaallah hari ini akan ada evaluasi termasuk pembukaan secara fungsional kemarin. Apa bila sudah dirasa memenuhi syarat, segera diresmikan," kata Pemimpin Proyek Waskita Sriwijaya Tol, Yusar saat dihubungi IDN Times, Kamis (16/1).

1. Hasil uji layak operasi keluar paling lama dua minggu

Fasilitas juga disediakan untuk pengamanan di jalan tol (IDN Times/Rangga Erfizal)

Yusar mengungkapkan, bahwa hasil ULO yang dilakukan BPJT akan keluar paling cepat dalam waktu satu hingga dua minggu. Penilaian ULO sendiri dilakukan menyeluruh, menilai bagaimana konstruksi jalan tersebut layak untuk diresmikan.

"Konstruksinya di cek secara menyeluruh, mulai dari rambu-rambu, jaringan, fasilitas operasional seperti mobil patroli, mobil PJR, derek, mobil towing dan lain-lain," ungkap dia.

2. Setelah operasional tol digratiskan selama dua pekan

Progres tol sudah bisa dilalui 100 persen saat Nataru (IDN Times/Rangga Erfizal)

Jalan tol sepanjang 33,5 kilometer tersebut, jelas Yusar, memang sudah mencapai 99 persen mendekati perampungan pengerjaan secara konstruksi. Pihaknya optimistis ULO akan segera dikeluarkan.

"Kita harap awal Februari sudah diresmikan bapak Presiden. Biasanya langsung operasional dan gratis paling cepat dua minggu sampai 1,5 bulan," jelas dia.

Baca Juga: Selama Nataru, Tol Ruas Palembang - Kayuagung Dibuka Fungsional

3. Waskita Sriwijaya Tol masih melakukan sejumlah perbaikan

Tol Palembang - Kayuagung dibuka Fungsional pada 23 Desember mendatang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Walau nanti sudah diresmikan, terang Yusar, pihaknya masih melakukan sejumlah perbaikan jalan tol. Namun, perbaikan itu tidak akan mengganggu operasional tol, karena konstruksinya berada di luar main road (jalan utama).

"Kalau sudah operasi, meski ada sedikit pengerjaan tidak akan mengganggu. Untuk pintu tol tahap awal masih akan keluar di kilometer 360 (Jakabaring) yang masih sementara. Untuk pintu keluar kita masih menunggu jembatan Ogan selesai. Nantinya akan keluar di STA 42 lintas timur," terang dia.

Berita Terkini Lainnya