TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Rencana Pemisahan Seberang Ulu dari Palembang Tunggu Izin DPRD Sumsel

Wako tepis pembangunan berpusat di wilayah Ilir Palembang

Wali kota Palembang Harnojoyo (IDN Times/Dok. Kominfo Palembang)

Palembang, IDN Times - Rencana warga yang tinggal di Seberang Ulu untuk memisahkan diri dari Kota Palembang, ditanggapi oleh Wali Kota (Wako) Harnojoyo. Menurutnya, lepasnya kawasan Seberang Ulu menjadi kabupaten baru masih dalam kajian.

"Memisahkan diri dari Palembang itu perlu kajian dan perlu persetujuan DPRD Sumsel," ujar Harnojoyo, Kamis (27/10/2022).

Baca Juga: Viral Video Perempuan Tanpa Busana Depan Cermin Diduga Warga OI

Baca Juga: Kasus Gagal Ginjal di Sumsel Bertambah, Usia Pasien 13 Tahun

1. Pembentukan otonomi baru tidak berarti anak tiri daerah

Suasana kota Palembang di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Menurut orang nomor satu di Palembang itu, rencana pemisahan warga dari Kota Palembang menjadi Kabupaten Seberang Ulu, tak membuktikan Pemerintah Kota (Pemkot) menjadikan warga di daerah tersebut sebagai anak tiri.

"Pemisahan Seberang Ulu dari Palembang dan membentuk wilayah otonomi baru harus dikaji terlebih dulu," kata dia.

2. Rencana Palembang Ulu mendapatkan respon sentimen dari masyarakat

Ilustrasi kota Palembang di Jembatan Ampera Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Wacana Kabupaten Seberang Ulu kata Harnojoyo bermula dari usulan sejumlah tokoh masyarakat. Mereka sempat menyebut rencana pemisahan muncul karena kurang mendapatkan perhatian dari Pemkot Palembang, seperti sektor pembangunan dan pelayanan.

"Masalahnya sentimental dari masyarakat yang mengira daerah tertinggal. Tetapi saya rasa tidak, karena pembangunan juga dilakukan di Ulu, tidak hanya di Ilir," timpalnya.

3. Seberang Ulu sudah direncanakan menjadi pusat perkantoran

Wali kota Palembang Harnojoyo (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Harnojoyo mencontohkan, pembangunan yang akan dilakukan di Seberang Ulu adalah Pusat Perkantoran di Kertapati. Menurutnya, proyek tersebut akan menjadikan Seberang Ulu sebagai pusat kota dan pusat perkantoran.

"Sedang pematangan lahan untuk pembangunan kantor Gubernur Sumsel, kantor Wali Kota Palembang, dan perkantoran pemerintahan akan dipusatkan di sana," jelas dia.

Baca Juga: Berani Merokok di Zona KTR Palembang? Siap Bayar Denda Rp1 Juta

Berita Terkini Lainnya