Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Usai Lebaran, Warga Padang Antre Gadai Emas
Seorang warga menggadaikan perhiasan emasnya di Pegadaian Cabang Tarandam, Kota Padang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
  • Banyak masyarakat Padang menggadaikan perhiasan emas di Kantor Pegadaian Cabang Tarandam setelah Lebaran Idul Fitri 2025.
  • Kepala Kantor Cabang Pegadaian Tarandam, Riki Rolando, mencatat lebih dari 100 transaksi pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran.
  • Masyarakat menggadaikan perhiasan emas karena kehabisan uang setelah lebaran dan banyak yang membeli emas fisik usai liburan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Usai Lebaran Idul Fitri 2025, banyak masyarakat Kota Padang yang menggadaikan perhiasan emasnya di Kantor Pegadaian Cabang Tarandam. Dari pantauan IDN Times di lapangan, puluhan masyarakat mengantre di Kantor Pegadaian Cabang Tarandam untuk menggadaikan perhiasan emas yang dimiliki.

Selain menggadaikan perhiasan, banyak juga masyarakat yang mengantre untuk membeli emas fisik di pegadaian.

1. Masyarakat gadaikan perhiasan emas

Seorang warga masuk ke dalam Kantor Pegadaian Cabang Tarandam (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Kepala Kantor Cabang Pegadaian Tarandam, Riki Rolando saat diwawancarai IDN Times pada Selasa (8/4/2025) mengatakan, hal tersebut memang sering terjadi.

"Ini hari pertama masuk bekerja dan sangat banyak masyarakat yang melakukan transaksi, terutama untuk gadai emas," katanya.

Ia mengungkapkan, hingga pukul 12.00 WIB tercatat sudah lebih dari 100 transaksi pada hari ini. Menurutnya, 95 persennya merupakan transaksi gadai emas.

2. Alasan masyarakat gadaikan perhiasan emas

Kepala Kantor Cabang Pegadaian Tarandam, Riki Rolando (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Menurut Riki, masyarakat yang menggadaikan perhiasan emas tersebut karena sudah kehabisan uang setelah lebaran Idul Fitri 2025.

"Sebelum lebaran banyak masyarakat yang melakukan penebusan untuk menggunakan perhiasannya saat lebaran. Setelah lebaran, masyarakat kembali menggadaikan perhiasan emasnya," katanya.

Menurut Riki, hal itu juga terjadi karena sudah banyaknya masyarakat yang paham dengan transaksi emas. Sehingga cukup banyak transaksi yang dilakukan.

"Selain itu juga karena libur selama 11 hari yang membuat transaksi masyarakat terhambat dan hari ini baru kembali bisa melakukan transaksi," katanya.

3. Banyak juga yang membeli emas

Seorang warga keluar dari Kantor Pegadaian Cabang Tarandam (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Selain melakukan penggadaian emas, banyak juga masyarakat yang membeli emas fisik di Pegadaian usai lebaran Idul Fitri 2025.

"Ini hal yang cukup berbeda dengan sebelumnya, banyak masyarakat yang mengantre untuk membeli emas fisik juga ternyata," katanya.

Menurutnya, masyarakat yang membeli emas adalah mereka yang memiliki uang lebih setelah lebaran Idul Fitri 2025 kemarin.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article