Dua kakak beradik Agni (10) dan Alda (7) siswa SDIT Nurul Ilmi Banyuasin saat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Disdik Banyuasin memberlakukan PJJ akibat kabut asap sejak 21-26 September 2026. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)
Ratu Dewa mengatakan, penerapan PJJ bersifat penyesuaian karena dirinya mendengar keluhan sebagian masyarakat yang meminta agar PJJ dihentikan dan anak-anak diizinkan untuk kembali bersekolah secara normal.
Namun, melihat kondisi yang masih naik turun dan udara yang belum benar-benar membaik, berdasarkan kebijakan PJJ, Pemkot menyarankan agar kegiatan belajar-mengajar masih dilakukan secara daring.
"Ini bersifat fluktuatif (kondisi udara). Masih ada kabut asap kita ini. Apalagi, asap terakumulasi dari sebaran dari lima kabupaten/kota di Sumsel," jelasnya.