Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sekolah di Banyuasin Terapkan PJJ Hingga 26 September Dampak Karhutla

Kab. Banyuasin
3 min read
Sekolah di Banyuasin Terapkan PJJ Hingga 26 September Dampak Karhutla
Dua kakak beradik Agni (10) dan Alda (7) siswa SDIT Nurul Ilmi Banyuasin saat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Disdik Banyuasin memberlakukan PJJ akibat kabut asap pada 21-26 September 2026. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)
  • Disdikbud Banyuasin menerapkan PJJ bagi seluruh satuan pendidikan pada 18-26 September 2026 akibat kabut asap dan kualitas udara memburuk.
  • Orang tua diminta mendampingi siswa selama PJJ dan membatasi aktivitas luar ruangan; guru tetap mengajar daring, sementara program Makan Bergizi Gratis dihentikan sementara.
  • Disdik Sumsel menerapkan PJJ parsial untuk SMA, SMK, dan SLB di Palembang, Ogan Ilir, serta Banyuasin, dengan kebijakan disesuaikan kondisi ISPU tiap wilayah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Banyuasin, IDN Times - Sehubungan dengan kondisi kabut asap dan kualitas udara yang masih memburuk di Kabupaten Banyuasin, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banyuasin mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk meningkatkan kewaspadaan serta melaksanakan langkah-langkah perlindungan bagi peserta didik dan warga sekolah.

Mulai 18 sampai 26 September 2026, pembelajaran dilaksanakan secara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring, dengan tetap memperhatikan perkembangan kondisi dan kualitas udara. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3/29/Disdikbud-Sekrt/2026 tentang tindak lanjut langkah kabut asap di lingkungan Satuan Pendidikan 2026.

  1. 1. Orang tua atau wali siswa diharapkan mendampingi anak selama PJJ

    Dua kakak beradik Agni (10) dan Alda (7) siswa SDIT Nurul Ilmi Banyuasin saat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Disdik Banyuasin memberlakukan PJJ akibat kabut asap sejak 21-26 September 2026.
    Dua kakak beradik Agni (10) dan Alda (7) siswa SDIT Nurul Ilmi Banyuasin saat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Disdik Banyuasin memberlakukan PJJ akibat kabut asap pada 21-26 September 2026. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

    Kepala Disdikbud Banyuasin, Yosi Zartini, mengatakan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas di sekolah serta memastikan proses pembelajaran daring berlangsung secara efektif.

    "Orang tua atau wali siswa diharapkan mendampingi anak selama PJJ, memastikan anak berada di rumah selama jam belajar, serta membatasi aktivitas di luar ruangan," ujarnya, Senin (21/9/2026).

    Dalam surat edaran tersebut, pihaknya juga menyampaikan agar siswa belajar dari rumah masing-masing melalui pemanfaatan platform digital atau media komunikasi yang disesuaikan oleh pihak sekolah.

    "Guru memastikan materi tetap disampaikan secara profesional dan tidak memberatkan siswa. Kreativitas siswa selama kegiatan PJJ terhitung sebagai kehadiran," ucap Yosi.

  2. 2. MBG dihentikan sementara saat sekolah menerapkan PJJ

    Dua kakak beradik Agni (10) dan Alda (7) siswa SDIT Nurul Ilmi Banyuasin saat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Disdik Banyuasin memberlakukan PJJ akibat kabut asap sejak 21-26 September 2026.
    Dua kakak beradik Agni (10) dan Alda (7) siswa SDIT Nurul Ilmi Banyuasin saat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Disdik Banyuasin memberlakukan PJJ akibat kabut asap pada 21-26 September 2026. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

    Selanjutnya, untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), pihaknya mengimbau seluruh kepala sekolah dan koordinator wilayah Disdikbud Banyuasin untuk disesuaikan atau dihentikan sementara saat sekolah menerapkan PJJ, terhitung tanggal 18-26 September 2026.

    "Tetap jaga kesehatan selama masa PJJ dengan membatasi aktivitas luar ruangan bagi anak. Jika mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, atau iritasi mata, segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat. Mari bersama-sama menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak demi kelancaran proses pembelajaran," ungkap Yosi.

  3. 3. PJJ di jenjang SMA tergantung kondisi wilayah masing-masing

    Dua kakak beradik Agni (10) dan Alda (7) siswa SDIT Nurul Ilmi Banyuasin saat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Disdik Banyuasin memberlakukan PJJ akibat kabut asap sejak 21-26 September 2026.
    Dua kakak beradik Agni (10) dan Alda (7) siswa SDIT Nurul Ilmi Banyuasin saat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Disdik Banyuasin memberlakukan PJJ akibat kabut asap pada 21-26 September 2026. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

    Sementara itu, Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel resmi memberlakukan PJJ bagi siswa SMA, SMK, dan SLB di tiga daerah, yaitu Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, dan Banyuasin mulai 10 September 2026. Kebijakan ini bersifat parsial dan disesuaikan dengan kondisi kualitas udara serta tingkat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) akibat kabut asap karhutla.

    Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Mondyaboni, mengatakan kebijakan tersebut sudah berjalan dan akan terus dievaluasi mengikuti perkembangan kualitas udara. Menurutnya, kondisi udara di Sumsel tidak selalu sama di setiap wilayah. Karena itu, aktivitas pembelajaran siswa tidak harus menggunakan pola yang sama antara satu daerah dengan daerah lainnya.

    "PJJ bukan satu-satunya pilihan yang dapat diterapkan sekolah ketika kualitas udara memburuk. Satuan pendidikan juga dapat melakukan pembatasan aktivitas siswa maupun mengurangi durasi jam belajar. Langkah tersebut disesuaikan dengan kategori ISPU dan kondisi masing-masing wilayah.

    Menurutnya, dari kategori tersebut bisa ditetapkan apakah sekolah melakukan PJJ ataupun pembatasan atau pengurangan jam. Sekolah bisa menentukan secara mandiri, karena sudah ada surat edaran dari dinas.

    "Dengan pola tersebut, sekolah tidak perlu menunggu seluruh wilayah Sumsel mengalami kondisi udara yang sama untuk mengambil langkah perlindungan terhadap siswa," jelasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More