Dibantai 1-4 sama PSIS, Sumsel United Tutup Putaran Pertama Liga 2 dengan Mengecewakan

Sumsel United menutup putaran pertama Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027 dengan kekalahan kandang 1-4 dari PSIS Semarang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, 7 November.
PSIS unggul lewat gol bunuh diri menit ke-16, Deri Antony Corfe, Jonathan Ezequiel Bustos, dan Laurensius Amanat Sabda; Kenneth Ngwoke mencetak gol balasan Sumsel United.
Sebelum laga, kapten Arif Satria menargetkan tiga poin, tetapi pelatih M Nasuha mengakui PSIS merupakan lawan sulit dengan banyak pemain berpengalaman.
Palembang, IDN Times - Sumsel United menutup putaran pertama Liga 2 di Kompetisi Pegadaian Championship musim 2026/2027 dengan hasil yang tidak sesuai ekspektasi. Laga kandang yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang pada 7 November kemarin melawan PSIS Semarang harus berakhir dengan skor kalah telak bagi tuan rumah.
Sumsel United menelan pil pahit saat menjamu tim tamu. PSIS Semarang berhasil mengandaskan perlawanan tuan rumah Sumsel United dengan skor akhir 1-4.
1. Sumsel United sempat menarget kemenangan tim

Dok. Media Officer Sumsel United Padahal sebelumnya, Laskar Juaro menargetkan untuk menutup kompetisi putaran awal dengan hasil manis. Kapten tim Arif Satria sempat menargetkan kemenangan saat bertemu PSIS. Pemain asli Sumsel itu pun mengingatkan rekan-rekannya untuk bermain pintar dan mengamankan poin penuh.
"Target kami jelas 3 poin, PSIS tim dengan materi yang baik. Ini momentum untuk menunjukkan bahwa kita juga tim yang bagus dan besok pasti akan berjalan menarik. Semoga pertandingan berjalan lancar dan tim Sumsel United harus bermain lebih tenang dan tidak kehilangan konsentrasi hingga wasit meniup peluit akhir," katanya, pada 6 November 2026.
2. Sumsel United kebobolan sejak babak pertama

Dok. Media Officer Sumsel United Saat pertandingan berlangsung, tim tamu unggul dua gol pada babak pertama dan tiga gol tercipta pada babak kedua. Pada menit ke-16, PSIS Semarang unggul terlebih dahulu. Memanfaatkan skema bola mati, sepakan striker Sumsel United malah masuk ke gawang sendiri. Skor 0-1 untuk keunggulan tim tamu.Â
Sumsel United mencoba merespons, namun tendangan keras dalam kotak penalti Tomi Darmawan, menit ke-25, masih mampu dihalau oleh penjaga gawang PSIS Semarang. Menit ke-39, pemain anyar PSIS Semarang, Deri Antony Corfe, menggandakan keunggulan menjadi skor 0-2 usai sundulannya tak mampu dihalau oleh penjaga gawang Sumsel United. Skor itu bertahan hingga turun minum pada babak pertama.
3. Puji PSIS Semarang tim kuat

Pelatih Sumsel United M Nasuha (IDN Times/Feny Maulia Agustin) Memasuki babak kedua, PSIS Semarang tidak mengendurkan intensitas serangan. Pada menit ke-59, striker asing mereka, Jonathan Ezequiel Bustos, memperlebar jarak menjadi 3-0 melalui tendangan keras dari dalam kotak penalti yang tak mampu dihalau oleh kiper tuan rumah.
Sumsel United bukan tanpa perlawanan. Sejumlah upaya yang dibangun Tomi Darmawan dan kolega beberapa kali merepotkan lini pertahanan PSIS Semarang, meski belum berbuah gol. PSIS kembali menambah pundi-pundi golnya melalui pemain pengganti, Laurensius Amanat Sabda, yang mengubah skor menjadi 4-0 untuk keunggulan tim tamu.
Dua menit berselang, Sumsel United akhirnya memecah kebuntuan. Striker asing mereka, Kenneth Ngwoke, memperkecil kedudukan menjadi 1-4 setelah memaksimalkan umpan matang dari Tomi Darmawan. Sementara kata Pelatih Sumsel United, M Nasuha pertemuan dengan Mahesa Jenar merupakan laga sulit. Sebab PSIS Semarang merupakan tim kuat dan dihuni dengan banyak pemain berpengalaman.
"PSIS datang ke Palembang dengan ambisi meraih poin," katanya singkat.






















