Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Wilayah Sumsel Catat Udara Tidak Sehat Pagi Ini Dampak Karhutla

Kota Palembang
2 min read
7 Wilayah Sumsel Catat Udara Tidak Sehat Pagi Ini Dampak Karhutla
Potret anak-anak di Sekayu, Kabupaten Muba yang terpaksa mengurangi aktivitas di luar ruangan karena kabut asap. (IDN Times/Yuliani)
  • Tujuh wilayah di Sumatra Selatan mencatat kualitas udara tidak sehat pada Senin pagi, berdasarkan data ISPU pukul 06.00 WIB yang dikaitkan dengan dampak karhutla.
  • Palembang menjadi wilayah dengan ISPU tertinggi, yakni 134, disusul Ogan Ilir 127 dan Prabumulih 123; Musi Banyuasin, PALI, Musi Rawas, serta Lahat juga tidak sehat.
  • Muara Enim menjadi satu-satunya wilayah berkategori baik dengan ISPU 49; tidak ada daerah Sumsel yang mencapai kategori sangat tidak sehat atau berbahaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN Times - Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatra Selatan (Sumsel) masih berada dalam kondisi tidak sehat pada Senin (21/9/2026) pagi.

Berdasarkan laporan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) harian Sumsel pukul 06.00 WIB, tujuh daerah masuk kategori tidak sehat. Sementara itu, Muara Enim menjadi satu-satunya wilayah dengan kualitas udara dalam kategori baik.

Berikut kondisi ISPU di Sumsel pagi ini yang dirangkum IDN Times dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Sumsel.

  1. 1. Palembang jadi wilayah dengan angka ISPU tertinggi

    Kabut asap menyelimuti kawasan Keramasan di akses menuju Tol Palembang-Indralaya, membuat jarak pandang di jalan berkurang.
    Kabut asap di kawasan Keramasan, akses menuju Tol Palembang-Indralaya. (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Palembang mencatat angka ISPU 134, sehingga masuk kategori tidak sehat. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan dengan wilayah lain yang memiliki data. Konsentrasi PM2,5 di Palembang tercatat 134, sedangkan PM10 berada di angka 89.

    Meski masuk kategori tidak sehat, kondisi Palembang pagi ini belum mencapai kategori sangat tidak sehat.

  2. 2. Enam daerah lain juga masuk kategori tidak sehat

    Kabut asap tebal menyelimuti Palembang, dengan Jembatan Ampera tampak samar di kejauhan pada Minggu, 23 Agustus 2026.
    Kabut asap menyelimuti Palembang, Minggu 23 Agustus 2026. Jembatan Ampera tampak samar dari kejauhan. (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Selain Palembang, enam daerah lainnya juga mencatat kualitas udara tidak sehat. Ogan Ilir memiliki angka ISPU 127, disusul Prabumulih 123. Kemudian Musi Banyuasin dan PALI sama-sama berada di angka 119.

    Sementara itu, Musi Rawas mencatat 114 dan Lahat 102. Dengan demikian, ada tujuh daerah yang kualitas udaranya berada dalam kategori tidak sehat pada pengukuran pagi tersebut.

  3. 3. Muara Enim masuk kategori baik

    Kabut asap menyelimuti Palembang, Minggu 23 Agustus 2026. Jembatan Ampera tampak samar dari kejauhan.
    Kabut asap menyelimuti Palembang, Minggu 23 Agustus 2026. Jembatan Ampera tampak samar dari kejauhan. (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Di tengah kondisi udara yang kurang baik di sebagian besar wilayah, Muara Enim menjadi satu-satunya daerah yang masuk kategori baik. Angka ISPU di wilayah tersebut berada di level 49. Angka ini masih berada dalam batas kategori baik, yakni 0-50.

    Kondisi tersebut membuat kualitas udara Muara Enim berbeda cukup jauh dibandingkan daerah lain yang terpantau pagi ini.

  4. 4. Tak ada wilayah yang masuk kategori sangat tidak sehat

    Perairan Sungai Musi di Palembang tampak tertutup kabut asap, dengan pandangan di atas sungai yang memudar.
    Perairan Sungai Musi Palembang saat kabut asap. (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Meski tujuh daerah berada dalam kategori tidak sehat, tidak ada wilayah yang masuk kategori sangat tidak sehat maupun berbahaya.

    Angka tertinggi hanya tercatat di Palembang sebesar 134. Sementara batas kategori sangat tidak sehat dimulai dari angka 201.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More