Pilkada 2024 Dongkrak Pendapatan UMKM Pempek di Palembang

- Pilkada 2024 meningkatkan penjualan UMKM di Palembang, terutama pempek dan kue basah.
- Pesanan pempek dari luar kota naik 30 persen karena kampanye dan acara Pilkada.
- Produksi pempek mampu mencapai 10 ribu butir per hari, dengan peningkatan penjualan selama high season.
Palembang, IDN Times - Momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 memberi keberkahan terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Palembang. Jelang puncak Pesta Demokrasi di Bumi Sriwijaya, pedagang pempek mulai kebanjiran pesanan.
"Pilkada 2024 jadi momen high season bagi kami (UMKM) karena mendorong peningkatan penjualan," ujar Pengelola Pempek Lala Palembang, Firman, Jumat (4/10/2024).
1. Pengiriman ke luar kota dorong pendapatan penjual pempek di Palembang naik

Bagi pelaku UMKM di Palembang, Pilkada 2024 merupakan waktu pas untuk mengejar kenaikan pendapatan penjualan, karena menyambut Pesta Demokrasi, banyak kader partai maupun organisasi pendudukung kepala daerah mengadakan acara dan kampanye dengan membeli pempek porsi besar.
"Pilkada kan biasanya ada orang dari luar kota ada kerjaan di sini (Palembang) pasti beli pempek, dan mereka ini juga pesen untuk dikirim atau jadi oleh-oleh. Kondisi ini mendorong pendapatan naik," jelas dia.
2. Selain Pilkada, momen lebaran dan hari besar turut dongkrak penjualan pempek di Palembang

Produksi pempek di Pempek Lala biasanya mampu menghasilkan sekitar 10 ribuan butir makanan khas Palembang itu dengan bahan dasar ikan giling dari ikan kakap, tenggiri dan gabu hingga 400 kilogram per hari.
"Kalau high season bisa naik sampai 30 persen dari rata-rata pembeli harian. High season terjadi selain Pilkada ya lebaran dan di waktu hari besar," timpalnya.
3. Pedagang kue basah di Palembang juga merasakan kenaikan pembeli selama Pilkada

Tak hanya pelaku UMKM pempek, pedagang kue basah juga ikut merasakkan dampak dari momen Pilkada 2024. Menurut penjual kue jadul di Manda Cake Palembang, dagangannya meningkat sejak calon-calon kepala daerah mulai mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Apalagi ada memang kegiatan kampanye beli makanan untuk acaranya di kami, dan kami juga jadi langganan salah satu calon kepala daerah yang maju untuk jadi walikota," kata Ucha pemilik Manda Cake.



















