Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemkot Rencanakan BKB jadi Pusat UMKM Usai Renovasi Selesai
Kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
  • Pemerintah Kota Palembang berencana menjadikan Kawasan Benteng Kuto Besak sebagai pusat UMKM setelah renovasi, guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat sektor perdagangan daerah.
  • Penataan kawasan akan disertai rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah di sekitar Jembatan Ampera untuk mengurangi kemacetan dan memperlancar mobilitas pengunjung.
  • Pemkot menyiapkan penertiban parkir di lokasi resmi serta mengimbau masyarakat menjaga kebersihan agar BKB menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan tertib.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Kota Palembang merencanakan Kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) menjadi pusat kegiatan UMKM setelah proses renovasi kawasan tersebut selesai dilakukan.
  • Who?
    Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Koperasi dan UKM, diwakili Efan Nopiansyah, serta Dinas Perhubungan melalui Kepala Bidang Pengawasan Operasional Lalu Lintas, Julyanzah.
  • Where?
    Kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), berada di sekitar Jembatan Ampera dan Terminal 16 Ilir, Kota Palembang, Sumatera Selatan.
  • When?
    Rencana ini disampaikan pada Senin, 25 Mei 2026, bersamaan dengan pembahasan konsep penataan kawasan pascarenovasi BKB.
  • Why?
    Pemkot ingin mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor UMKM sekaligus menjadikan BKB sebagai destinasi wisata unggulan yang tertib dan nyaman.
  • How?
    Pemerintah menyiapkan penataan lokasi usaha agar tidak mengganggu lalu lintas, menerapkan sistem satu arah di ruas sekitar Ampera, serta menertibkan parkir di area resmi yang telah disediakan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pemerintah di Palembang mau bikin tempat Benteng Kuto Besak jadi tempat jualan untuk orang-orang yang punya usaha kecil. Sekarang tempatnya lagi dibenerin biar rapi dan gak ganggu jalan mobil. Nanti jalannya mau dibuat satu arah supaya gak macet. Orang juga disuruh parkir di tempat resmi dan jaga kebersihan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota Palembang merencanakan Kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) bisa menjadi pusat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) usai renovasi selesai dilakukan.

Wacana itu seiring dengan target pemkot untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah, tak hanya dari lokasi wisata, melainkan dari sisi pendapatan pelaku UMKM. Terlebih, UMKM diharapkan mampu menopang neraca perdagangan wilayah.

1. Tertibkan lokasi UMKM supaya tak ganggu lalu lintas

RTH Palembang di kawasan Benteng Kuto Besak (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Menurut Fungsional Madya Pengembang Kewirausahaan Dinas Koperasi dan UKM Kota Palembang, Efan Nopiansyah, rencana BKB sebagai pusat UMKM sekaligus menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menjadikan area tersebut tempat wisata unggulan.

"Konsepnya sedang dimatangkan, utamanya penempatan UMKM dan kawasan perdagangan tidak mengganggu arus lalu lintas. Perlu penataan lebih baik," ujarnya, Senin (25/5/2026).

2. Rencanakan rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah

Situasi RTH di kawasan Benteng Kuto Besak Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Sementara kata Kepala Bidang Pengawasan Operasional Lalu Lintas, Julyanzah, dalam penataan dan penertiban kawasan, ke depan perlu melakukan rekayasa pengaturan lalu lintas di daerah sekitar. Harapannya, agar tidak terjadi kepadatan di titik tertentu.

"Penerapan sistem satu arah di beberapa ruas jalan sekitar kawasan Ampera kembali diberlakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan sekaligus memperlancar mobilitas pengunjung," jelas dia.

3. Janjikan penertiban parkir di lokasi resmi

Pintu keluar parkir Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Lebih lanjut, Julyanzah menambahkan bahwa dalam konsep penataan kawasan yang lebih tertib, Pemkot Palembang juga berharap Kawasan BKB dapat menjadi area olahraga dan ruang publik yang aman dan nyaman.

Ia juga mengimbau, agar masyarakat dan pengunjung dapat menjaga kebersihan kawasan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta mematuhi aturan parkir yang telah ditetapkan.

"Pemerintah meminta pengunjung menggunakan kantong parkir resmi yang telah disediakan, seperti area di bawah Jembatan Ampera, Terminal 16 Ilir, hingga kawasan dermaga," kata dia.

Editorial Team

Related Article