Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Karhutla Muncul di Padang Sugihan, BKSDA Fokus Lindungi Koridor Gajah
Gajah Sumatra di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, kawasan Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Ogan Komering Ilir (OKI) (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • BKSDA Sumsel menangani titik api di Suaka Margasatwa Padang Sugihan, OKI, dengan prioritas mencegah kebakaran meluas ke habitat dan koridor gajah Sumatra.
  • Gajah binaan di PKG Jalur 21 dipantau harian oleh mahout dan tim medis, sementara kebutuhan nutrisi, suplemen, obat, serta air tetap disediakan selama kemarau.
  • Sejak awal Agustus, BKSDA Sumsel menempatkan tujuh posko pengendalian karhutla yang siaga 24 jam untuk patroli, pemantauan, dan percepatan penanganan titik api.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ogan Komering Ilir, IDN Times - Kemunculan sejumlah titik api di Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan (Sumsel), menjadi perhatian Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel. Selain memadamkan kebakaran, petugas fokus mencegah api meluas ke habitat dan koridor gajah Sumatra di kawasan Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan.

"Perlindungan habitat gajah dari kebakaran menjadi prioritas seluruh pihak sehingga tim fokus untuk pemadaman dan pencegahan api masuk atau meluas ke habitat/koridor gajah," ungkap Kepala BKSDA Sumsel, Daniwari Widiyanto, kepada IDN Times, Rabu (2/9/2026).

1. Gajah binaan tetap dipantau

Pemadaman oleh tim Manggala Agni dan BKSDA Sumsel di di Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Ogan Komering Ilir (OKI) (Dok: BKSDA Sumsel)

Daniwari mengatakan gajah-gajah binaan di PKG Jalur 21 tetap mendapatkan pengawasan intensif setiap hari. Pemantauan dilakukan oleh mahout bersama tim medis untuk memastikan kondisi seluruh gajah tetap terjaga selama musim kemarau.

"Untuk gajah-gajah binaan di PKG Jalur 21 tetap dilakukan pengawasan intensif setiap hari oleh mahout dan tim medis," katanya.

2. Kebutuhan gajah tetap dipenuhi

Pemadaman oleh tim Manggala Agni dan BKSDA Sumsel di di Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Ogan Komering Ilir (OKI)

Pengawasan tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi gajah selama menghadapi musim kemarau. Tim memastikan kebutuhan satwa tetap tersedia, terutama ketika kondisi lingkungan yang kering turut memengaruhi ketersediaan sumber air dan pakan.

"Terutama untuk keperluan nutrisi, suplemen, dan obat-obatan serta kebutuhan air pada musim kemarau ini," ujarnya.

3. Tujuh posko siaga 24 jam

Pemadaman oleh tim Manggala Agni dan BKSDA Sumsel di di Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Ogan Komering Ilir (OKI) (Dok: BKSDA Sumsel)

Di sisi lain, BKSDA Sumsel memperkuat pencegahan agar kebakaran yang muncul di SM Padang Sugihan tidak berkembang dan mengganggu kawasan konservasi. Sejumlah personel ditempatkan langsung di dalam kawasan sehingga pemantauan dapat dilakukan secara rutin.

Upaya tersebut telah dilakukan sejak awal Agustus dengan menempatkan tujuh posko pengendalian karhutla. Keberadaan posko juga menjadi bagian dari strategi BKSDA untuk mempercepat penanganan apabila ditemukan titik api.

"Ada tujuh posko yang berada di kawasan. Semua siaga 24 jam untuk melakukan patroli dan mencegah firespot," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article