Palembang, IDN Times - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel) tak hanya mengandalkan pemadaman di darat, melainkan juga operasi water bombing. Di tengah kemarau panjang yang masih berlangsung, Satuan Tugas (Satgas) Operasi Karhutla Sumsel juga menyiapkan ikhtiar melalui pendekatan spiritual.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Iqbal Alisyahbana, mengatakan pelaksanaan salat istisqa alias salat memohon hujan menjadi salah satu hasil pembahasan dalam rapat bersama Danrem 044/Gapo selaku Komandan Satgas Operasi Karhutla Sumsel.
Menurutnya, upaya teknis tetap menjadi prioritas dalam menangani kebakaran. Namun, kondisi kemarau panjang membuat pemerintah juga mendorong masyarakat untuk memohon turunnya hujan.
"Salah satunya dengan melaksanakan salat istisqa," ungkap Iqbal, Kamis (20/8/2026).
