Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Harga Emas Palembang Sesuku Kini Rp15 Jutaan, Sepekan Konsisten Turun

Harga Emas Palembang Sesuku Kini Rp15 Jutaan, Sepekan Konsisten Turun
Toko emas di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Harga emas perhiasan Palembang turun ke sekitar Rp15 jutaan per suku pada 26 Maret setelah sepekan melemah menjelang Lebaran 2026.
  • Perbedaan harga antar toko disebabkan oleh biaya upah, potongan operasional, serta kadar karat emas yang berbeda di tiap tempat.
  • Penurunan harga emas dunia dipicu konflik geopolitik Timur Tengah dan kenaikan harga minyak Brent, sementara bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Harga Emas perhiasan Palembang sesuku atau setara 6,7 gram terpantau di harga Rp15 jutaan pada 26 Maret. Harga itu mengalami penurunan sejak sepekan yang lalu sebelum momen Lebaran 2026 berlangsung.

Sebelumnya pada pertengahan Maret, harga emas perhiasan Palembang dengan kadar 92 persen emas murni atau 22 karat sempat di angka Rp16 jutaan sesuku. Namun, karena kondisi perang di Iran belum terpecah, harga emas dalam tren melandai.

1. Tiap toko emas perhiasan di Palembang menjual dengan harga berbeda

Ilustrasi emas perhiasan
Ilustrasi emas perhiasan (Dok. Toko Emas Anda Palembang)

Pantauan IDN Times di beberapa toko emas perhiasan di Kota Palembang menunjukkan harga emas belum menunjukkan kenaikan. Terpantau di Toko Anda Jalan Rustam Effendi, harga emas dijual Rp15 juta per suku, sedangkan di Toko E-Mi Gold Plaju dibanderol lebih tinggi, yakni Rp15,1 juta per suku.

Perbedaan harga tersebut dipengaruhi oleh biaya upah serta potongan harga operasional di toko masing-masing. Tak hanya biaya upah, biasanya variasi harga emas perhiasan juga disebabkan oleh kandungan dan kadar karat emas murni.

2. Harga minyak mentah yang naik sebabkan harga emas turun

Toko emas di Palembang
Toko emas di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Sementara berdasarkan pengamatan Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, penyebab harga emas dunia anjlok dipengaruhi oleh kondisi geopolitik dan perang yang masih terjadi antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Dari siaran pers yang dikutip IDN Times, Ibrahim mengatakan, turunnya harga emas disebabkan oleh naiknya harga minyak mentah Brent akibat konflik di Timur Tengah.

3. Suku bunga tinggi pengaruhi koreksi harga emas

Situasi salah satu toko emas di Palembang
Situasi salah satu toko emas di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak Brent bakal memengaruhi transportasi penerbangan, sehingga berdampak pada inflasi. Namun jelasnya, walau harga emas terkoreksi, komoditas tersebut tetap akan menjadi aset lindung nilai atau safe haven.

Dia menyebutkan koreksi harga emas akan terus terjadi selama perang di Iran masih berlangsung. Selain itu, lonjakan harga komoditas membuat sejumlah bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi. Bahkan, ada kekhawatiran bank sentral global akan menaikkan suku bunga

"Jika ini terjadi, indeks dolar akan kembali menguat dan harga emas dunia akan mengalami koreksi," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More