Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Angkot feeder LRT Musi Emas-Dok.IDN Times
  • Pemkot Palembang menghentikan sementara operasional Feeder LRT sejak 1 November 2026, sementara Wali Kota Ratu Dewa mengaku telah meminta Dishub mengantisipasi persoalan vendor.

  • Penghentian juga mencakup Teman Bus Koridor 2 dan 5, karena pembaruan administrasi pengadaan, termasuk KBLI serta verifikasi sistem OSS, diperkirakan memakan tiga hingga lima hari.

  • Selama proses berlangsung, pengadaan belum bisa dilakukan melalui E-Katalog atau E-Purchasing; empat rute terdampak dan warga diminta mencari transportasi alternatif, dengan permohonan maaf dari Pemkot.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Operasional sementara Feeder LRT Musi Palembang dan Teman Bus pada Koridor 2 serta Koridor 5 dihentikan karena pembaruan administrasi dan verifikasi sistem OSS.
  • Who?
    Pemkot Palembang, Wali Kota Ratu Dewa, Dinas Perhubungan Palembang, pelaksana pengadaan jasa, serta pengguna Feeder LRT Musi Emas dan Teman Bus terdampak penghentian layanan.
  • Where?
    Di Palembang, meliputi Feeder Koridor 1 Talang Kelapa–Talang Buruk, Koridor 2 Asrama Haji–Sematang Borang, serta bus mikro Terminal Sako–Palembang Icon dan Tanjung Barangan–Stasiun LRT Bumi Sriwijaya.
  • When?
    Penghentian sementara berlaku sejak 1 November 2026. Pada 2 November 2026, proses administrasi dan verifikasi masih berlangsung dan diperkirakan memerlukan sekitar tiga hingga lima hari.
  • Why?
    Pelaksana pengadaan jasa tahun 2026 memerlukan pembaruan administrasi terkait KBLI serta verifikasi akibat pemeliharaan sistem Online Single Submission. Pengadaan belum dapat dilakukan melalui E-Katalog atau E-Purchasing.
  • How?
    Dishub diminta mengantisipasi persoalan vendor atau pihak ketiga. Layanan dapat kembali beroperasi setelah evaluasi operasional, penyelesaian administrasi, dan kurasi verifikasi sistem selesai; hingga saat ini belum ada kepastian waktu pengoperasian kembali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bus Feeder LRT dan Teman Bus di Palembang berhenti sementara sejak 1 November 2026. Wali Kota Ratu Dewa meminta Dishub mengurus masalah ini. Ada surat dan pemeriksaan sistem yang belum selesai. Empat jalur bus terkena. Orang-orang sekarang harus mencari kendaraan lain. Pemerintah minta maaf dan berharap selesai dalam tiga sampai lima hari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Meski layanan terhenti sementara, respons pemerintah kota menunjukkan adanya perhatian terhadap kelangsungan transportasi publik melalui antisipasi vendor, evaluasi operasional, dan pembaruan administrasi. Proses verifikasi yang sedang berjalan juga memberi dasar untuk penataan layanan, sementara permohonan maaf kepada pengguna mencerminkan pengakuan atas kebutuhan masyarakat yang terdampak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Beberapa trayek Feeder LRT Kota Palembang yang merupakan transportasi umum penghubung menuju stasiun LRT dihentikan sementara oleh pemerintah kota sejak 1 November 2026. Menanggapi masalah itu, Wali Kota Ratu Dewa mengaku sudah meminta Dinas Perhubungan untuk menindaklanjuti persoalan di lapangan.

"Sejak jauh-jauh hari saya sudah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengantisipasi vendor atau pihak ketiganya," ujarnya, dikutip Senin (2/11/2026).

1. Administrasi masih dalam proses penyelesaian

Wali Kota Palembang Ratu Dewa (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Dia menegaskan, penyetopan tersebut bersifat sementara dan kemungkinan akan kembali beroperasi dengan ketentuan dan sejumlah pertimbangan hasil evaluasi. Terutama kata dia, soal aspek operasional serta pembaruan administrasi penyelenggaraan layanan.

Diketahui, selain Feeder, layanan Teman Bus Transmusi juga dihentikan untuk Koridor 2 dengan rute Terminal Sako–Palembang Icon. Koridor 5 dengan rute Tanjung Barangan–Stasiun LRT Bumi Sriwijaya.

"Untuk operasional, kami minta waktu sampai 3 hari ke depan untuk penyelesaian administrasinya," kata dia.

2. Lakukan pembaruan adminstrasi KBLI

(Angkot feeder LRT Musi Emas)

Lebih lanjut, Dewa menyampaikan, pelaksana pengadaan jasa layanan Teman Bus dan Feeder LRT Musi Palembang tahun 2026 masih membutuhkan pembaruan administrasi, terutama terkait Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

Kemudian, pemeliharaan sistem pada Online Single Submission (OSS) mengharuskan dilakukannya proses verifikasi. Saat ini, proses tersebut masih dalam tahap kurasi dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga lima hari.

3. Pemkot memohon maaf kepada masyarakat Palembang

LRT Palembang. (IDN Times)

Sementara itu, dari keterangan pihak Dishub, selama proses pembaruan administrasi dan verifikasi sistem OSS berlangsung, pengadaan jasa layanan tersebut belum dapat dilaksanakan melalui sistem E-Katalog atau E-Purchasing.

Diketahui, dari pengumuman pengelola Feeder Palembang, terdapat empat layanan atau trayek yang terdampak penghentian sementara, antara lain:

  • Feeder Koridor 1 dengan rute Talang Kelapa–Talang Buruk.

  • Feeder Koridor 2 dengan rute Asrama Haji–Sematang Borang.

  • Bus Mikro Koridor 2 dengan rute Terminal Sako–Palembang Icon.

  • Bus Mikro Koridor 5 dengan rute Tanjung Barangan–Stasiun LRT Bumi Sriwijaya.

Kondisi ini membuat masyarakat yang selama ini bergantung pada Feeder LRT Musi Emas dan Teman Bus harus mencari alternatif transportasi lain untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Pemkot Palembang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna layanan Teman Bus dan Feeder LRT Musi Palembang yang untuk sementara waktu belum dapat menikmati layanan transportasi tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article