Duel Berdarah di Palembang Berujung Maut, Pelaku Buron Diburu Polisi

- Duel berdarah di Palembang antara Ismanto dan RH berujung maut, Ismanto meninggal akibat luka parah meski sempat dibawa ke rumah sakit.
- Pelaku berinisial RH melarikan diri setelah kejadian, dan polisi masih melakukan pengejaran serta mengumpulkan keterangan saksi di lokasi.
- Pihak kepolisian mendalami motif duel tersebut sambil melanjutkan penyelidikan, sementara jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Palembang, IDN Times – Duel berdarah antara dua pria terjadi di Jalan Abi Kusno, Lorong Belarama, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatra Selatan, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa tersebut berujung maut setelah seorang pria bernama Ismanto (47) meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.
Sementara itu, lawan duel Ismanto yang diketahui berinisial RH (35) melarikan diri usai kejadian dan kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
1. Korban tewas dengan luka parah

Kapolsek Kertapati, AKP Angga Kurniawan, mengatakan setelah duel maut tersebut terjadi, korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa Ismanto tidak tertolong karena luka yang dideritanya cukup parah.
“Korban mengalami dua luka robek, masing-masing di bagian punggung kanan sepanjang sekitar 5 sentimeter dan di bawah dagu sekitar 4 sentimeter,” kata Angga, Selasa (10/3/2026).
2. Polisi buru pelaku yang melarikan diri usai kejadian

Menurut Angga, setelah duel tersebut, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Hingga saat ini polisi masih melakukan pengejaran untuk menangkap RH. Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat peristiwa terjadi.
“Pelaku masih dalam pengejaran karena melarikan diri. Kami juga masih mendalami motif dari kejadian tersebut,” ujarnya.
3. Polisi dalami motif duel berdarah

Selain memburu pelaku, kepolisian juga terus mendalami penyebab terjadinya duel berdarah tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna mengungkap kronologi lengkap kejadian.
Sementara itu, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Kami masih terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini sekaligus mengejar pelaku,” kata Angga.

















