Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat berkunjung ke Kawasan BKB Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Lebih lanjut, ia menyampaikan pengelolaan BKB sebagai cagar budaya juga memiliki peluang besar untuk mendorong sektor pariwisata dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Palembang. Namun, potensi itu tidak akan berkembang hanya dengan mengandalkan seremoni peresmian.
Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan program promosi dan kegiatan secara konsisten setelah BKB resmi menjadi destinasi wisata heritage. Bahkan, rangkaian kegiatan setidaknya sudah dirancang untuk satu tahun setelah peresmian.
Pengalaman pengembangan kawasan heritage Sekanak dapat menjadi salah satu contoh. Pada 2017, ia bersama sejumlah pihak menggelar Heritage Walk di kawasan tersebut. Salah satu kegiatannya adalah mengajak peserta masuk ke Gedung Jacobson van den Berg.
Kegiatan kemudian dilanjutkan secara berkala dengan mengajak wisatawan berjalan kaki menyusuri Jalan Depaten Baru, mulai dari Pasar Sekanak hingga Gudang Boen Tjiet.
"Setelah itu, mulai diikuti teman-teman yang lain dan akhirnya Sekanak yang tadinya dianggap tidak aman sekarang malah menjadi tempat nongkrong favorit anak muda Palembang," katanya.
Robi menilai, perubahan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kawasan heritage membutuhkan kegiatan yang konsisten. Kawasan yang sebelumnya sepi dan dipenuhi bangunan tua terlantar perlahan dapat menggeliat dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.