Padang, IDN Times - Sebanyak 33 orang jemaah haji Sumatra Barat yang menjadi korban bencana banjir bandang pada November 2025 lalu tetap berangkat menuju tanah suci pada musim haji 2026. Para jemaah haji mendapatkan perhatian dari Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed Foundation.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Uni Emirat Arab terhadap jemaah yang tetap bersemangat menunaikan ibadah haji meski terdampak musibah.
"Ada sebanyak 33 jemaah haji asal Sumatera Barat yang terdampak bencana menerima bantuan dengan anggaran sebesar 192 ribu dolar AS yang menyasar 162 jemaah terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh," katanya.
