3 Sebab Palembang Banjir, Analisa PUPR: Sampah jadi Salah Satu Faktor

- PUPR Palembang mengungkap banjir terjadi bukan hanya karena hujan, tapi juga akibat tumpukan sampah yang menyumbat aliran sungai dan menghambat kinerja pompa air.
- Pemkot Palembang dinilai belum optimal dalam penyedotan genangan, sementara masyarakat diimbau ikut menjaga kebersihan agar sistem drainase kota bisa berfungsi maksimal.
- Selain faktor sampah dan curah hujan tinggi, kondisi sungai yang sedang pasang turut memperparah genangan di beberapa titik selama masa peralihan cuaca.
Palembang, IDN Times - Kondisi banjir di Kota Palembang setiap diguyur hujan dengan durasi lebih dari satu jam masih menjadi pekerjaan besar pemerintah kota. Masalah banjir langganan pun harus segera diselesaikan pemerintah daerah agar tata ruang wilayah menjadi lebih baik.
Namun, menurut analisis petugas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Palembang, banjir di kota disebabkan oleh berbagai faktor, tak hanya karena cuaca dan intensitas hujan. Menurut Kepala Bidang Sumber Daya Air, Irigasi, dan Limbah PUPR, Marlina Sylvia, setidaknya ada tiga sebab lain.
1. Sampah sebabkan pompa penyedotan air banjir tersumbat

Dia mengatakan dari hasil tinjauan petugas PUPR saat berada di kawasan Simpang Lima DPRD, salah satu lokasi yang rawan genangan air saat hujan turun, penyebab banjir karena adanya tumpukan sampah di daerah aliran sungai.
"Munculnya genangan karena sampah yang menghambat kinerja pompa. PUPR sudah mengirimkan pompa portabel agar genangan dapat disurutkan. Tetapi ada sumbatan sampah sehingga kerja pompa jadi kurang maksimal," jelas dia.
2. Ajak warga dan pemerintah sinergi atasi banjir kota

Marlina menyampaikan, genangan juga terjadi karena intensitas hujan turun cukup tinggi dengan intensitas lumayan panjang. Kemudian memang, ia mengaku, Pemkot Palembang saat ini masih belum optimal dan kurang cepat dalam melakukan penyedotan genangan lewat pompa air.
"Kami harapkan masyarakat juga bisa menjaga kota ini bersama. Warga harus bisa bekerja sama agar persoalan genangan air dan banjir yang terjadi pada beberapa titik di Palembang dapat teratasi. Kami minta juga warga membantu menjaga kebersihan," kata dia.
3. Air sungai pasang picu banjir lebih cepat

Selain persoalan sumbatan sampah di aliran sungai yang menghambat penyedotan air melalui pompa dalam upaya menyurutkan segera genangan yang terjadi, Marlina juga menyampaikan faktor tambahan banjir di Palembang bisa terjadi.
"Karena hujan, ditambah kondisi sungai memang sedang pasang. Saat ini kita dalam masa peralihan (cuaca)," jelasnya.
Marlina menekankan harapan besar terhadap masyarakat untuk saling bersinergi menata lingkungan kota. Ke depan, apabila jalinan kerja sama berjalan konsisten, ia yakin, Pemkot juga bisa melakukan perbaikan dan pembenahan infrastruktur kota tanpa khawatir dirusak oleh warga dan publik Kota Palembang.


















