Viral Beberapa Pengendara Tol Prabumulih Jadi Korban Pelemparan Batu

- Banyak pengendara yang menjadi korban pelemparan batu
- Polisi arahkan korban untuk segera melapor agar ditindaklanjuti
- Pengelola Hutama Karya bekerjasama dengan kepolisian untuk tingkatkan keamanan
Prabumulih, IDN Times - Pelemparan batu terhadap kendaraan yang melintas di Jalan Tol Prabumulih–Indralaya kembali terjadi dan meresahkan masyarakat. Baru-baru ini, seorang pengendara merekam kondisinya setelah menjadi korban pelemparan batu saat melintas di Tol Prabumulih pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 00.40 WIB.
Dalam video yang beredar luas, terdengar suara kepanikan dan kekesalan para korban yang mengaku baru saja dilempari batu saat melintas di ruas tol. "Nah min, pecah galo kaco mobil kami keno lempar batu. Banyak korbannyo," ungkap suara seorang perempuan dalam video tersebut.
1. Banyak pengendara lain yang turut jadi korban pelemparan batu

Sang perekam juga menunjukkan kondisi kaca mobil kendaraannya yang pecah serta tampak bekas lemparan batu. Rupanya selain dia, ada beberapa pengendara lain yang setop dan menjadi korban dari aksi pelemparan batu dari orang yang tidak bertanggungjawab tersebut.
Video tersebut dengan cepat viral dan menjadi sorotan publik. Menanggapi hal ini, Kasi Humas Polres Prabumulih AKP Baratanata membenarkan pihaknya bersama pihak tol sudah mengecek lokasi.
"Anggota Polres Prabumulih sudah cek lokasi, namun saat ini korban belum membuat laporan polisi," ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
2. Polisi mengarahkan korban untuk segera melapor agar tindakan kriminal itu ditindaklanjuti

Baratanata menjelaskan, kejadian itu tepat di jalan tol Palembang-Prabumulih KM 00+400 Desa Karangan Kecamatan RKT Kota Prabumulih pada Jumat (2/1/2026) pukul 00.40 WIB. Pihaknya juga sudah koordinasi dengan kades wilayah itu untuk mengimbau warga sekitar agar tidak melakukan hal yang mengganggu ketertiban umum dan melempar batu ke jalan tol.
"Kami arahkan korban untuk melapor kejadian itu ke polsek atau Polres Prabumulih agar ditindaklanjuti dan pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.
3. Pengelola Hutama Karya bekerjasama dengan kepolisian untuk tingkatkan keamanan

Sementara itu PT Hutama Karya (HK) selaku pengelola Jalan Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih menegaskan akan mengambil langkah hukum terkait aksi kriminal pelemparan batu terhadap kendaraan yang melintas di ruas tol tersebut. Perusahaan akan bekerja sama dengan pihak kepolisian guna menindaklanjuti peristiwa yang dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Humas Regional Sumatra Bagian Selatan PT Hutama Karya, Fadli menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Pihaknya telah menerima laporan dari para pengguna jalan yang menjadi korban dan berkomitmen meningkatkan pengamanan.
“Kami sangat menyayangkan tindakan tersebut. Para pengguna jalan telah berkomunikasi dengan pihak kami. Kami akan bekerja sama dengan kepolisian dan meningkatkan keamanan di jalan tol,” ungkap Fadli.


















