Palembang, IDN Times - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menabur sekitar 10 ribu kilogram garam (NaCl) sejak 2 Juni lalu. Mereka melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk membentuk awan dan mendorong potensi hujan demi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 2020.
"Setiap hari sejak 2 Juni sampai 20 Juni mendatang, kita akan menyemai bibit hujan. Dalam satu hari kita bisa menyemai sekitar 800 kilogram garam (NhCl). TMC ini bukan menciptakan hujan baru, tetapi memanfaatkan potensi yang masih ada dari sisa-sisa awan hujan," ujar Kepala Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan Lahan (PPIKHL) wilayah Sumatera dari KLHK, Ferdian Krisnanto kepada IDN Times, Kamis (18/6).
