Sumsel Akan Pecahkan Rekor MURI Minum Kopi di Pinggir Sungai Musi

- Pemprov Sumsel akan gelar Gerakan Minum Kopi Serentak di pinggiran Sungai Musi, pecahkan MURI
- Sumsel produsen kopi terbesar dan berkomitmen mengembangkan komoditas kopi Bumi Sriwijaya
- Gerakan ini akan menjadi pelopor bagi daerah lain, melibatkan 10.000 peserta dari 17 Kabupaten/Kota di Sumsel
Palembang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel) akan menggelar kegiatan Gerakan Minum Kopi Serentak di pinggiran Sungai Musi. Gerakan tersebut akan memecahkan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Event tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sumsel untuk mengangkat kopi Sumsel di kancah Internasional.
"Sebagai pemimpin Sumsel, saya ingin mewujudkan terangkatnya kopi Sumsel di mancanegara," ungkap Agus, Selasa (11/6/2024).
1. Rekor MURI ini diyakini menaikan nilai kopi Sumsel

Menurut Agus, Sumsel merupakan produsen kopi terbesar dan memiliki lahan kopi terluas di Indonesia. Dirinya berkomitmen mengembangkan komoditas kopi Bumi Sriwijaya.
"Nanti, setiap jenis kopi yang dihasilkan harus diidentifikasi sebagai merek kopi Sumsel. Melalui Gerakan Minum Kopi Serentak Terbanyak di Pinggir Sungai, kita berharap kopi Sumsel akan semakin mendunia dan memberikan semangat baru bagi para petani kopi," jelas dia.
2. Pemprov inisiasi gerakan bersama Kadin

Fatoni pun meyakini, gerakan ini akan menjadi pelopor dan menginspirasi bagi daerah lain di Indonesia dalam mengembangkan kopi di daerahnya masing-masing.
"Kegiatan ini tidak akan berjalan tanpa adanya dukungan dari Kadin," jelas dia.
3. Akan ada 27.000 orang terlibat

Ketua Umum Kadin Sumsel, Affandi Udji, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang. Sebanyak 10.000 peserta akan turut serta dalam kegiatan ini, melibatkan 17 Kabupaten/Kota di Sumsel, dengan total peserta mencapai 27.000 orang.
Dengan semangat yang berkobar, Sumsel menantang dirinya sendiri untuk meraih prestasi baru dengan mencatatkan nama mereka di dalam buku rekor MURI sebagai tempat di mana minum kopi terbanyak pernah terjadi di tepi Sungai Musi.

















