Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
SMKN 5 Padang Belum Input Data Nilai Siswa untuk SNBP, Kok Bisa?
Siswa kelas 12 SMKN 5 Padang menunggu kepastian dari sekolah terkait pendaftaran SNBP (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
  • SMKN 5 Padang belum mengimput data siswa SNBP karena masalah teknis dan non-teknis.
  • Keterlambatan pengimputan disebabkan beberapa siswa tidak menyerahkan rapor saat didaftarkan.
  • Pihak sekolah telah meminta tambahan waktu untuk pengimputan data nilai siswa kepada panitia penyelenggara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Padang belum melakukan pengimputan data siswa yang akan mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Sementara, pendaftaran tersebut telah berakhir 31 Januari 2025 lalu.

"Ya, sampai saat ini kami masih berproses dan kami masih bersurat dengan panitia untuk penginputan data nilai siswa," kata Kepala SMKN 5 Padang, Rizka Fauzi saat diwawancarai, Kamis (6/2/2025).

Ia mengatakan, belum terinputnya data nilai siswa tersebut terjadi karena adanya permasalahan teknis dan non teknis selama pembukaan penerimaan mahasiswa melalui jalur prestasi tersebut.

1. Salahkan siswa

Kepala Sekolah SMKN 5 Padang, Rizka Fauzi (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Menurut Rizka, keterlambatan pengimputan data tersebut terjadi karena adanya beberapa siswa yang tidak menyerahkan rapornya saat diminta untuk didaftarkan.

"Ada beberapa siswa yang nilai rapornya hilang dan kami tidak bisa memasukkan jika semuanya belum ada," katanya.

Menurutnya, dalam pengimputan data nilai siswa tersebut akan berpengaruh jika ada salah satu siswa yang tidak menyerahkan nilai rapornya.

"Kami sudah mensosialisasikan kepada siswa, tetapi karena menunggu siswa yang datanya belum lengkap itu, akhirnya waktunya habis," katanya.

2. Minta perpanjangan

Siswa kelas 12 SMKN 5 Padang menunggu kepastian sekolah soal SNBP (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Riska mengatakan, untuk bisa melakukan pengimputan data tersebut, pihaknya sudah menyurati panitia penyelenggara untuk pertambahan waktu.

"Mudah-mudahan hari ini surat kami dijawab dan kami meminta waktu satu hari saja sudah cukup untuk pengimputan data tersebut," katanya.

Menurutnya, sampai saat ini baru sebanyak 25 persen data nilai siswa yang telah diimput dan masih banyak yang belum dilakukan pengimputan data tersebut.

3. Bagaimana nasib 360 siswa SMKN 5 Padang?

Siswa kelas 12 SMKN 5 Padang menunggu kepastian dari sekolah terkait pendaftaran SNBP (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Rizka menyatakan, siswa kelas 12 akan lulus tahun ini berjumlah 360 orang dan tidak semuanya akan tertarik untuk masuk ke Universitas.

"Kebanyakan siswa kami ini lebih memilih untuk masuk ke dunia kerja dan tidak melanjutkan ke Universitas. Mereka juga kami arahkan untuk langsung ke dunia kerja," katanya.

Saat ditanya kepada beberapa siswa, mereka menyatakan ingin melanjutkan studinya ke Perguruan Tinggi dan belum mau masuk ke dunia kerja.

Editorial Team

Related Article