Remaja Palembang Tertembak dalam Tawuran, Polisi Selidiki Asal Peluru

- Remaja bernama Andre dilarikan ke rumah sakit setelah tertembak peluru nyasar saat tawuran di Palembang
- Polisi menduga senjata api digunakan dalam tawuran, masih dalami penyebab penembakan terhadap korban
- Korban mengalami luka tembak pada pinggul, sedang dirawat di rumah sakit dan keluarga berharap pelaku segera ditangkap
Palembang, IDN Times - Seorang remaja bernama Andre dilarikan ke Rumah Sakit Bari Palembang usai tertembak peluru nyasar saat terlibat aksi tawuran di Jembatan Ogan Kertapati Palembang, Selasa (4/3/2025) kemarin.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui Andre mengalami luka tembak pada bagian pinggul. Polisi menduga peluru tersebut dilepaskan oleh salah satu pelaku tawuran sehingga pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut mengenai penembakan tersebut.
"Kami menduga ada senjata api yang digunakan dalam tawuran tersebut. Korban mengalami luka tembak di bagian pinggul akibat letusan senjata api," ungkap Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Suggihartono, Rabu (5/3/2025).
1. Polisi masih dalami penyebab korban tertembak

Sejauh ini, polisi masih mengumpulkan bukti lebih lanjut dengan memeriksa keterangan serta proyektil yang sempat bersarang di pinggul korban. Adapun kondisi korban saat ini masih terbaring dalam pengobatan di rumah sakit.
"Kami belum mengetahui dengan pasti apakah ini murni akibat tawuran atau ada faktor lain yang lebih personal. Kami sedang mengidentifikasi proyektil di tubuh korban," jelas dia.
2. Korban ditemukan rekannya terkapar usai terkena tembakan

Sementara itu, rekan korban Deden mengatakan tak mengetahui jika temannya tertembak saat kejadian tawuran tersebut. Dirinya baru mengetahui adanya penembakan saat melihat korban terkapar di jalan.
"Saya lihat dia sudah terkapar, lalu saya pinjam motor untuk membawanya ke rumah sakit," jelas dia.
3. Korban akan dilakukan operasi pengangkatan peluru

Nenek korban Emi mengatakan, keluarga baru mendapat kabar cucunya tersebut tertembak dari rekan korban saat tengah berjalan menuju warung. Dirinya sempat panik dan kembali ke rumah untuk memastikan keberadaannya korban.
"Setelah saya cek memang tidak ada di rumah sehingga saya langsung ke rumah sakit sama teman korban," jelas dia.
Menurutnya, korban mengalami luka tembak pada bagian pinggang tembus ke dengkul kaki sebelah kanan. Dirinya berharap polisi dapat menangkap pelaku penembakan terhadap cucunya.
"Peluru itu masih menempel, lagi direncanakan untuk dilakukan operasi pengangkatan peluru yang bersarang," jelas dia.


















