Puncak Penyeberangan Pelabuhan TAA Diprediksi H-2 Natal

- Puncak arus penyeberangan dari Pelabuhan Tanjung Api-api (TAA), Sumsel diprediksi pada H-3 dan H-2 Natal mendatang.
- Lonjakan penumpang dipengaruhi oleh jadwal libur sekolah, diperkirakan terjadi pada Minggu atau Senin.
- Kenaikan jumlah penumpang saat Natatu diprediksi sekitar 15 persen, tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.
Banyuasin, IDN Times - Penyeberangan dari Pelabuhan Tanjung Api-api (TAA), Banyuasin, Sumatra Selatan (Sumsel) diprediksi akan mencapai puncak pada H-3 dan H-2 Natal mendatang. Penumpang maupun kendaraan dari Sumsel, yang akan pergi menuju Pelabuhan Tanjung Kalian, Bangka Belitung (Babel) atau sebaliknya diprediksi akan meningkat dibanding hari biasa.
"Untuk keberangkatan masih landai kemarin (20/12/2024). Hanya kedatangan yang mulai naik, semalam mungkin ada sekitar 10-20 persen peningkatannya," ujar Wassatpel Pelabuhan TAA Rupit Wijaya, Sabtu (21/12/2024)
1. Libur sekolah pengaruhi puncak arus saat Nataru

Rupit menjelaskan, puncak momen Nataru ini dipengaruhi juga jadwal libur sekolah. Setelah itu, lonjakan penumpang akan mulai terasa memenuhi pelabuhan.
"Karena sekarang masih bagi rapor, besok sudah mulai libur sekolah. Jadi kami prediksi arus keberangkatan penyeberangan dari Pelabuhan TAA-Tanjung Kalian akan terjadi Minggu atau Senin," jelas dia.
2. Penumpang naik 15 persen

Menurut Rupit, kenaikan jumlah penumpang saat Nataru diprediksi tidak jauh berbeda dengan lonjakan terjadi tahun lalu. Angka ini secara konstan terjadi di tahun sebelumnya.
"Kita prediksi ada kenaikan 15 persen karena melihat angka-angka tahun sebelumnya; trennya naik di kisaran angka tersebut," jelas dia.
3. Belum ada penundaan keberangkatan karena cuaca ekstrem

Rupit mengatakan, untuk saat ini belum ada kendala cuaca menyebabkan operasional penyebabrangan tertunda. Pihaknya juga terus melakukan pemantauan cuaca lantaran saat ini masuk puncak musim hujan sehingga menyebabkan cuaca ekstrem dapat berubah suatu waktu. Sedangkan untuk kendala akibat angin kencang, belum ada laporan yang menyebabkan kapal mengalami kendala.
"Ada laporan yang disampaikan, misal berapa knot kecepatan angin dan ketinggian gelombangnya. Jika ada notice yang disampaikan maka kita minta lakukan penundaan kapal untuk menyeberang. Sementara ini belum ada penundaan keberangkatan maupun kedatangan akibat cuaca," beber dia.















![[FOTO] Ribuan Umat Islam di Palembang Salat Iduladha hingga ke Ampera](https://image.idntimes.com/post/20260527/upload_4708432f4cacb509af3079e80bab8b41_bb5739ee-5d4f-472c-94ea-43df85613e24_watermarked_idntimes-2.jpg)



