Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polisi Tangkap 42 Orang Jaringan Pengedar Narkoba di Palembang
42 tersangka peredaran narkotika di Palembang ditangkap dalam sebulan terakhir (IDN Times/istimewa)

Palembang, IDN Times - Polrestabes Palembang meringkus 42 orang bandar dan kurir jaringan narkotika di Palembang. Penangkapan ini dilakukan dalam operasi yang digelar selama satu bulan terakhir.

Dari tangan para pelaku, tim Reskrim Narkoba menyita barang bukti sabu seberat 230,08 gram, 185,25 butir ekstasi, dan 704,64 gram ganja.

"Dengan hasil satu bulan ini akan menjadi bahan evaluasi kinerja kita ke depannya, mengingat para pelaku merupakan jaringan," ungkap Kasat Narkoba Polrestabes Palembang, Kompol Mario Ivanry, Kamis (18/11/2021).

1. Polisi petakan wilayah peredaran narkotika di Palembang

42 tersangka peredaran narkotika di Palembang ditangkap dalam sebulan terakhir (IDN Times/istimewa)

Menurut Mario, pihaknya telah memetakan tiga lokasi di wilayah Palembang yang sering digunakan sebagai markas bandar narkoba di Palembang. Mereka menjual barang haram tersebut secara sistematis dan diduga sudah dilakukan sejak lama.

"Daerah yang banyak terungkap kasus dengan mengamankan puluhan tersangka ini berada di wilayah Tangga Buntung, Boom Baru, dan Sukarami," jelas dia.

2. Polisi targetkan penangkapan lebih besar

Ilustrasi Pengguna Narkoba (IDN Times/Mardya Shakti)

Tim Narkoba Polrestabes Palembang mengembangkan penangkapan terhadap 42 tersangka. Jaringan para bandar ini sudah terbaca dan akan terus diburu hingga ke akar-akarnya. Mario mengatakan, pihaknya telah memiliki target untuk memberantas para pengedar narkotika.

"Diharapkan kinerja kita akan lebih baik lagi untuk bulan berikutnya, dengan melakukan pengungkapan lebih banyak, khususnya mengamankan para pelaku peredaran narkoba di wilayah Palembang," jelas dia.

3. Polrestabes Palembang ultimatum anggotanya yang terlibat

ilustrasi narkoba (IDN Times/Mardya Shakti)

Mario mengultimatum anggotanya untuk serius memberantas peredaran narkotika. Pihaknya akan memberikan sanksi kepada anggota yang tidak serius memberantas peredaran narkotika di Kota Pempek.

"Kita akan memberikan penghargaan kepada anggota yang berprestasi. Bagi anggota yang bermalas-malasan atau ikut-ikutan, akan diberikan sanksi bahkan kalau tidak betah silakan meninggalkan Satres Narkoba Polrestabes Palembang," tutup Kompol Mario.

Editorial Team

Related Article