Polisi Periksa 5 Rekan Sekamar Napi yang Tewas di Toilet Lapas

- Polisi masih menyelidiki tewasnya narapidana Sumaryano (33) di Lapas Merah Mata, Palembang.
- Kelima warga binaan telah diperiksa oleh polisi untuk dimintai keterangan lebih jauh terkait kasus ini.
- Pihak lapas membantah kelalaian petugas dan akan melakukan pengawasan serta pemeriksaan selama 24 jam penuh terhadap warga binaan.
Palembang, IDN Times - Polisi masih menyelidiki tewasnya narapidana kasus penganiayaan bernama Sumaryano (33) di dalam Lapas Klas I Merah Mata, Palembang.
Kepala Lapas Merah Mata, Veri Johanes, mengatakan jika pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan mendalam atas kasus ini.
"Perkembangan meninggalnya warga binaan kemarin sudah ditangani pihak kepolisian. Sudah dilakukan pemeriksaan kepada warga binaan yang menjadi teman sekamar almarhum," ungkap Veri, Jumat (19/7/2024).
1. Tunggu hasil pemeriksaan penyidik

Ilustrasi pemeriksaan/penyidikan. (IDN Times/ Agung Sedana) Veri menjelaskan kelima warga binaan telah diperiksa oleh polisi untuk dimintai keterangan lebih jauh. Kelima orang tersebut diminta menjadi saksi selama polisi mendalami kasus ini.
"Pemeriksaannya sudah selesai kemarin, warga binaan yang diperiksa sudah kembali ke sini. Kita hanya menunggu hasil pemeriksaan dari teman-teman penyidik," ungkap dia.
2. Bantah ada kelalaian petugas

Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/Arief Rahmat) Veri membantah kasus ini terjadi karena kelalaian petugas lapas yang berjaga di hari kejadian. Namun pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap warga binaan dengan melakukan kontrol ke kamar-kamar warga binaan.
"Sementara ini, kalau kami pikirkan kejadian tersebut bukan diakibatkan oleh kelalaian petugas secara langsung. Pengawasan akan kita lakukan walaupun kami memiliki keterbatasan petugas," jelas dia.
3. Pemeriksaan akan dilakukan 24 jam

Ilustrasi penjara Pihaknya akan melakukan pemeriksaan selama 24 jam penuh. Lapas Merah Mata Palembang juga akan melakukan sosialisasi dan imbauan terhadap warga binaan.
"Kontrol kamar hunian tetap dilakukan oleh kami. Tentunya tidak bisa setiap saat kita lakukan, namun itu bagian dari tugas yang dilaksanakan oleh teman-teman pengamanan," tutup dia.





















