Pesan Lebaran, Gubernur Sumsel Ajak Warga Rajut Silaturahmi

Palembang, IDN Times - Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru menyampaikan, momentum hari raya Idul Fitri menjadi penggerak umat Islam bersatu padu mempererat persaudaraan, termasuk dengan pemeluk agama lain.
Menurutnya hubungan antar sesama muslim yang sebelumnya sempat renggang akibat pandemik, kembali dirajut bersama.
"Hikmah Idul Fitri, bagaimana kita menguatkan tradisi beragama, berjabat tangan saling memaafkan. Kefitrian ini harus jadi momentum mewujudkan persatuan berlandaskan nilai kebangsaan dan keimanan," ungkap Deru, Sabtu (22/4/2023).
1. Gubernur: waktu pelaksanaan lebaran berbeda, tidak jadi masalah

Deru menerangkan, perbedaan perayaan hari raya Idul Fitri antara pemerintah dan Muhammadiyah tidak menjadi persoalan yang rumit. Dirinya mengklaim perbedaan 1 Syawal dijalani dengan saling pengertian.
"Ini kamajemukan yang luar biasa, yang tadinya luar biasanya menjadi sebuah keniscayaan kekuatan bangsa kita," jelas dia.
2. Umat Islam di Sumsel dianggap sudah dewasa

Herman Deru pun mengajak seluruh masyarakat Sumsel untuk terus menjaga keamanan dan toleransi diantara umat beragama. Dia mengklaim, Sumsel menjadi salah satu wilayah dengan status zero conflict untuk masalah toleransi dan keberagamaan.
"Kepada umat muslim se-Sumsel, terima kasih atas toleransi dan moderinisasi dalam beragama yang ditunjukan di sini," jelas dia.
3. Herman Deru gelar open house di rumah dinas

Usai melaksanakan Salat Id di Masjid Agung Palembang, Herman Deru langsung menuju rumah dinasnya. Dirinya membuka Griya Agung untuk masyarakat yang mau datang bersilaturahmi.
"Yang mau bersilaturahmi silakan datang ke Griya Agung. Para OPD, Forkompinda, masyarakat dan lain-lain dipersilakan datang," tutup dia.



















