Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pencuri Tewas Diamuk Warga di Kebun Bunga Palembang

Pencuri Tewas Diamuk Warga di Kebun Bunga Palembang
Proses evakuasi pelaku pencurian di Palembang (Dok: Polsek Sukarami)
Intinya Sih
  • Pelaku pencurian Amin tewas diamuk massa saat masuk rumah kosong milik warga bernama Eko di Kawasan Kebun Bunga Palembang.
  • Pelaku menyerang anggota TNI Prada Wahid hingga terluka, membuat warga menghajar pelaku di lokasi kejadian.
  • Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan menyebutkan pihaknya tengah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Palembang, IDN Times - Seorang pelaku pencurian di kawasan Kebun Bunga Palembang bernama Amin (30) tewas diamuk masa saat masuk rumah kosong milik warga bernama Eko. Kejadian ini terjadi, Rabu (15/12025), pelaku dipergoki warga beraksi dengan rekannya.

Pelaku menjadi bulan-bulanan warga lantaran menyerang anggota TNI berpangkat Prada Wahid hingga mengalami luka bacok dibagian perut. Kondisi ini membuat warga bertambah beringas dan menghajar pelaku di lokasi kejadian.

"Ada dua pelaku yang melakukan pencurian. Satu orang berhasil melarikan diri sementara satu pelaku lainnya meninggal dunia usai diamuk massa," ungkap Ketua RT setempat, Tedi, Kamis (16/1/2025).

1. Pelaku rebut celurit pencari pakan ternak

Ilustrasi pembacokan (IDN Times/Mia Amalia)
Ilustrasi pembacokan (IDN Times/Mia Amalia)

Saat kejadian, korban Amin yang terpergok mencuri berusaha kabur dari TKP. Dirinya bahkan merebut celurit dari seorang pencari makanan ternak yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Melihat pelaku berusaha melarikan diri, Prada Wahid mengejar. Pelaku mengayunkan celurit dipegangnya hingga mengenai perut Wahid hingga korban harus dibawa ke rumah sakit.

"Perut anggota TNI terkena sabetan celurit saat berusaha menangkap pelaku. Saat itu, ia sudah dilarikan ke rumah sakit untk mendapat perawatan," jelas dia.

2. Kapendam benarkan ada anggota TNI terkena celurit

Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat
Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat

Kapendam II Sriwijaya, Kolonel Inf Paiman menyebutkan, aksi main hakim sendiri tersebut dilakukan warga lantaran pelaku dinilai telah membahayakan keselamatan warga. Selain Prada Wahid, ada salah satu warga juga terluka akibat celurit digunakan pelaku.

"Dikarenakan warga sudah emosi terhadap pelaku pencurian dan pembacokan, sehingga warga masyarakat beramai-ramai menghakimi pelaku dan menyebabkan pelaku pencurian meninggal dunia di tempat kejadian," jelas dia.

3. Polisi masih buru satu pelaku pencurian

Proses evakuasi pelaku pencurian di Palembang (Dok: Polsek Sukarami)
Proses evakuasi pelaku pencurian di Palembang (Dok: Polsek Sukarami)

Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Andriyan mengakui ada pencuri diamuk warga hingga tewas. Ia menyebutkan, saat ini polisi sedang memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

Sedangkan Prada Wahid yang mengalami luka bacokan di bagian perut telah dirawat medis ke RS Siti Fatimah Palembang. Setelah korban dirujuk ke RS AK Gani Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Saat ini polisi masih bekerja melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi dan motif sebenarnya," jelas dia.

Sedangkan jenazah pelaku Amin saat ini sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum. Polisi pun masih memburu satu lagi pelaku pencurian yang berhasil melarikan diri saat akan ditangkap warga.

"Dugaan sementara, kedua pelaku hendak mencuri di rumah kosong. Namun kami masih menyelidiki lebih lanjut," jelas dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rangga Erfizal
Martin Tobing
Rangga Erfizal
EditorRangga Erfizal

Latest News Sumatera Selatan

See More