Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Main di Pinggir Tebing, 2 Bocah di OKU Timur Tewas Tertimpa Longsor
Proses evakuasi bocah tertimbun longsor di OKU Timur. (Potongan video)
  • Tiga bocah SD tertimbun longsor saat bermain di pinggir tebing di OKU Timur
  • Dua anak tewas dan satu selamat, korban sering bermain di tebing yang sering digali
  • Kejadian terjadi di lokasi jauh dari perkampungan, imbauan waspada terhadap potensi longsor
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ogan Komering Ulu Timur, IDN Times - Tiga bocah SD di Kabupaten OKU Timur tertimbun longsor saat asyik bermain di pinggir tebing berada di pinggir sungai Dusun Vila Masin Desa Mendah, Kecamatan Jayapura.

Akibat kejadian tersebut, dua anak yakni Yuda Adi Pratama (12) dan Chandra Pratama (11) tewas. Keduanya merupakan pelajar SD di wilayah tersebut. Sementara satu anak yang selamat atas nama Wahid (12).

1. Anak-anak bermain galian tebing di TKP

Proses evakuasi bocah tertimbun longsor di OKU Timur. (Potongan video)

Plt Camat Jayapura, Gunawan mengatakan, saat kejadian, korban sedang bermain di tebing sering digali oleh anak-anak lain. Kemudian tebing mereka gali longsor dan menimbun ketiga anak tersebut. 

"Satu anak berhasil selamat dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga setempat. Kemudian warga sekitar yang mendengar kejadian langsung bergegas melakukan pencarian," ujarnya, Jumat (24/1/2025).

Dalam waktu sekitar satu setengah jam, jasad korban ditemukan setelah personel BPBD OKU Timur bersama warga sekitar melakukan pencarian menggali longsoran tanah menimbun korban.

2. Satu dari tiga anak tertimbun berhasil selamat

Ilustrasi tanah longsor. (IDN Times/Aditya Pratama)

Ketiga korban langsung dibawa ke bidan. Sayangnya, bocah Yuda dan Chandra dinyatakan meninggal dunia akibat tertimbun tanah. Sedangkan Wahid berhasil selamat meskipun mengalami trauma.

"Kedua jenazah sudah dimakamkan oleh pihak keluarga," ungkapnya.

Diketahui lokasi kejadian letaknya cukup jauh dari perkampungan dan hanya dapat dijangkau dengan menggunakan sepeda motor jenis trail. Beberapa hari terakhir ada anak-anak yang sering main ke tebing tersebut.

"Kami memberikan imbauan agar waspada terhadap potensi longsor, mengingat curah hujan yang tinggi belakangan ini," terang Gunawan.

3. Lokasi tebing berada di belakang SD Vila Masin

Ilustrasi longsor. (IDN Times/Sukma Shakti)

Kapolsek Martapura, Kompol Adi Sapril mengatakan, lokasi tebing tidak jauh dari sekolah mereka, tempatnya di belakang SD Vila Masin dan merupakan tempat yang sering dijadikan permainan oleh anak-anak, seperti menggali lubang-lubang gua atau terowongan di tebing tersebut.

"Tiga anak ini bermain dengan cara membuat lubang-lubang gua atau terowongan. Dengan kondisi tanah yang posisi miring, tiba-tiba tanpa disadari longsor dan mereka tertimbun," ujarnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article