Palembang, IDN Times - Kasus penganiayaan terhadap anak kandung yang mengalami autis di Musi Banyuasin (Muba) hingga korban meninggal dunia, dinilai karena kurangnya pemahaman oleh orangtuanya AA (33) dan SA (29).
Menurut psikolog klinis Sumsel, Anrilia E M Ningdyah, korban AP (11) sebagai anak yang memiliki kebutuhan khusus harus mendapat penanganan yang berbeda.
"Beberapa kasus ditemukan orangtua menganggap anaknya menderita autis ini sebagai anak nakal dan sulit dididik," ungkap Anrilia, Senin (29/11/2021).
