Kades Teluk Kecapi Ogan Ilir Klarifikasi Istri Kedua di Depan Warga

- Kepala Desa Teluk Kecapi, Rohiman, membantah perselingkuhan saat digerebek warga bersama istri kedua yang dinikahinya secara siri.
- Rohiman klarifikasi pernikahan dengan membawa istri pertama dan keduanya di hadapan masyarakat serta menunjukkan bukti saksi dan surat-surat pernikahan.
- Rohiman mengakui menikah diam-diam untuk kedua kalinya demi menjaga perasaan istri pertama dan nama baiknya, meminta maaf kepada masyarakat atas kehebohan yang terjadi.
Ogan Ilir, IDN Times - Kepala Desa (Kades) Teluk Kecapi, Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir (OI), Rohiman, angkat bicara terkait penggerebekan dirinya oleh warga saat bersama seorang wanita.
Rohiman mengatakan jika wanita yang bersamanya saat penggerebekan adalah istri kedua yang dinikahi lima bulan lalu secara siri.
Kepada awak media dan masyarakat, Rohiman mengaku sudah menikah dengan istri barunya tersebut. Dirinya membantah dugaan dirinya melakukan perselingkuhan.
"Saya jelaskan, saya sudah menikah dengan istri kedua saya sejak lima bulanan yang lalu," ungkap Rohiman, Rabu (5/6/2024).
1. Rohiman kenalkan istri pertama dan kedua

Dalam kesempatan klarifikasi di kantor desa, Rohiman membawa istri pertama dan keduanya di hadapan masyarakat. Dirinya menjelaskan ikhwal pernikahan dan memiliki dua istri.
"Perkenalkan, di sebelah kanan istri pertama saya dan di sebelah kiri adalah istri kedua saya," jelas dia.
Kades Teluk Kecapi juga menyakinkan bahwa pada saat menikah siri ada sejumlah orang yang menjadi saksi pernikahan dirinya dengan wanita tersebut.
"Saksi dan surat-surat ada semua, bisa dilihat ini," jelas dia.
2. Rohiman akui tak izin dengan istri pertama saat menikah

Hanya saja Rohiman mengakui jika dirinya menikah untuk kedua kali secara diam-diam, sehingga warga Teluk Kecapi dan istri keduanya tak mengetahui. Barulah setelah kejadian penggerebekan itu, sang istri mengetahui pernikahan tersebut.
"Hal itu semata-mata untuk menjaga perasaan istri pertama saya, serta menjaga nama baik saya dari masyarakat Desa Teluk Kecapi," jelas dia.
3. Berharap dengan klarifikasi tak lagi ada salah paham

Rohiman pun meminta maaf kepada masyarakat atas kehebohan yang terjadi. Dirinya menyebut jika kasus ini sudah selesai sehingga tak perlu ada kehebohan lain.
"Saya memohon maaf atas segala kegaduhan yang telah saya timbulkan sejak beberapa waktu lalu," tutup dia.



















