Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jelang Nataru Harga Kebutuhan Pokok di Sumsel Mulai Naik

Jelang Nataru Harga Kebutuhan Pokok di Sumsel Mulai Naik
Pedagang Cabai merah di Pasar Tradisional. (IDN Times/Feny Maulia Agustin).
Intinya Sih
  • Kenaikan harga bahan pokok dirasakan menjelang Natal dan Tahun Baru
  • Kepala DKPP Sumsel menyatakan kenaikan harga masih dalam batas wajar
  • Pj Gubernur Sumsel memastikan stok pangan aman dan akan adakan pasar murah jika diperlukan
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN TImes - Kenaikan bahan pokok mulai terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kenaikan tersebut dirasakan pemilik rumah makan di Palembang bernama Supriyani (57) menyebut beberapa kebutuhan pokok seperti daging ayam, telur ayam, cabai, bawang hingga minyak sayur.

"Baru sepekan terakhir beberapa kebutuhan pokok naik. Hal ini biasa saat menjelang hari raya keagamaan," jelasnya kepada IDN Times, Sabtu (21/12/2024).

1. Daging dan beras masih stabil di pasar

ilustrasi iga sapi (vecteezy.com/ast007392369)
ilustrasi iga sapi (vecteezy.com/ast007392369)

Supri menyebut, kenaikan harga bahan pokok tersebut berada dikisaran Rp1.500 hingga Rp8.000 per kilogramnya. Untuk bahan pokok yang naik dirinya merinci telur pekan lalu diharga Rp28.000 per kilogram (kg) naik menjadi Rp29.500.

Sedangkan bawang merah naik sekitar Rp8.000 dari Rp28.000 menjadi Rp36.000 per kg. Bawang putih Rp34.000 naik menjadi Rp40.000 kg.

Lalu cabai keriting naik dari Rp30.000 per kg menjadi Rp36.000 per kg disusul dan cabai burung Rp35.000 per kg menjadi Rp40.000 kg. Sedangkan ayam potong naik Rp2.000 dari Rp30.000 menjadi Rp32.000 per kg.

Untuk minyak sayur naik dari Rp16.500 menjadi Rp20.000 per kg. "Untuk daging dan beras masih stabil. Kalau daging dikisaran harga 150.000," jelas dia.

2. Pemda nilai kenaikan bahan pokok masih sesuai HAP dan HPP

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, Ruzuan Efendi (IDN Times/Rangga Erfizal)
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, Ruzuan Efendi (IDN Times/Rangga Erfizal)

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, Ruzuan Efendi mengatakan, hasil pemantauan di beberapa pasar tradisional menunjukan memang ada kenaikan harga bahan pokok. Hanya saja, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar.

"Sebenarnya tidak ada kenaikan yang signifikan, tapi memang karena tingginya permintaan jelang Nataru ini. Seperti telur ayam memang pada sejak minggu pertama Desember sudah naik, tapi sekarang harganya tetap (tidak terus melonjak)," jelas dia.

Menurut Ruzuan, untuk harga bahan pangan tersebut masih bersifat terkendali karena beberapa di antaranya masih di bawah harga acuan penjualan (HAP) dan harga pembelian pemerintah (HPP).

"Harga bahan pangan tidak terlalu naik signifikan. Terpenting adalah menjaga ketersediaannya harus cukup dan terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait," ungkap dia.

3. Pemprov siapkan pasar murah jika dibutuhkan

PJ Gubernur Sumsel Elen Setiadi (IDN Times/Rangga Erfizal)
PJ Gubernur Sumsel Elen Setiadi (IDN Times/Rangga Erfizal)

Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi, memastikan stok pangan untuk kebutuhan Nataru masyarakat dalam kondisi aman dan tidak terjadi gejolak harga. Jika dibutuhkan, pemprov akan menyiapkan kegiatan pasar murah termasuk di sejumlah daerah di Sumsel.

"Pasar murah juga akan diselenggarakan di OKI, Muara Enim dan Lubukl Lnggau serta lainnya. Bulog juga sudah siap melaksanakan pasar murah untuk menjaga stabilitas harga," jelas dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rangga Erfizal
Martin Tobing
Rangga Erfizal
EditorRangga Erfizal
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More