Jalan Noerdin Pandji Palembang akan Dialihkan jadi Jalan Nasional

- Dinas PUBM-TR Sumsel rencanakan alih status jalan Noerdin Pandji dari provinsi ke nasional untuk tingkatkan konektivitas.
- Alasan peralihan status jalan adalah agar pengelolaan lebih maksimal dengan terhubungnya ke beberapa ruas jalan nasional di Palembang.
- Peralihan status jalan diharapkan dapat mengurangi beban APBD dan pemeliharaan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.
Palembang, IDN Times - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Sumsel berencana mengalihkan pengelolaan jalan Noerdin Pandji dari yang sebelumnya jalan provinsi menjadi jalan nasional. Pengalihan status jalan tersebut ditujukan agar konektivitas yang ada dapat meningkat mengingat jalan tersebut terhubung ke beberapa ruas jalan Nasional di kota Palembang.
"Kami akan meng-upgrade Jalan Noerdin Pandji agar dikelola oleh pemerintah pusat. Jalur ini akan menjadi penghubung dari Simpang Bandara menuju Underpass di Patal, sehingga jalan nasional tersambung dengan jalan nasional lainnya," ungkap Kadis PUBM-TR, Affandi, Sabtu (12/4/2025).
1. Jalan Noerdin Pandji kerap rusak dilalui truk besar

Affandi menjelaskan, konektivitas ini penting mengingat jalan nasional di Palembang kerap dilalui kendaraan bertonase besar. Dengan peralihan status tersebut maka selanjutnya diharapkan pengelolaan dapat lebih maksimal dilakukan pemerintah pusat.
"Saat ini, banyak truk besar yang menggunakan jalur ini," jelas dia.
2. Peralihan ke jalan nasional akan kurangi beban APBD

Menurutnya peralihan jalan ini telah dibahas oleh PUBM-TR dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) sehingga diharapkan dapat terealisasi pada tahun ini. Pihaknya berharap dengan peralihan ini akan mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Sejak 2021, kami telah meningkatkan kualitas Jalan Noerdin Pandji. Dengan peralihan ini, beban pemeliharaan akan menjadi tanggung jawab pusat, dan ini sangat membantu efisiensi anggaran daerah," jelas dia.
3. Jalan Gandus masuk anggaran perbaikan tahun ini

Senada, Kepala UPTD Jalan dan Jembatan Palembang, Ida Pebriani mengatakan dengan usulan peralihan yang ada pemeliharaan jalan Noerdin Pandji tetap akan dilakukan pada tahun ini. Harapannya, jalan tersebut mampu memberikan manfaat lebih besar dari segi konektivitas antarwilayah.
"Pemeliharaan jalan provinsi di Kota Palembang melibatkan 18 ruas dari total 26 ruas yang menjadi tanggung jawab pemprov. Salah satunya adalah Jalan Noerdin Pandji. Kegiatan lainnya termasuk pembuatan pile slab di jalan kawasan Gandus," jelas Ida.



















