Ini Temuan Kompolnas di TKP Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan

- Kompolnas menemukan berbagai hal dalam pengecekan TKP polisi tembak polisi di Solok Selatan
- Ketua harian Kompolnas, Brigjen Pol Purn Arief Wicaksono melihat kondisi lokasi yang gelap dan kurang penerangan
- Pelaku menembak kepala korban, masuk ke rumah Kapolres, menembak jendela, dan melarikan diri menggunakan mobil dinasnya
Padang, IDN Times - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menemukan berbagai hal dalam pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) polisi tembak polisi di Solok Selatan.
Ketua harian Kompolnas, Brigjen Pol Purn Arief Wicaksono saat diwawancarai IDN Times, Senin (25/11/2024) mengungkapkan, telah mengecek langsung di TKP. "Tadi malam saya sudah melakukan pengecekan TKP penembakan yang terjadi itu," katanya.
1. Kondisi parkiran polres saat malam

Arief menjelaskan, saat mengecek TKP melihat kondisi lokasi yang cukup gelap dan kurang penerangan.
"Yang saya lihat memang di parkiran itu agak gelap. Hanya ada dua lampu sorot yang arahnya ke tempat lain dan hanya ada biasan cahaya ke lokasi kejadian," katanya.
Menurut Arief, apa yang dilakukan oleh AKP Dadang Iskandar yang saat ini sudah menjadi tersangka adalah hal yang sangat biadab.
2. Tersangka sempat masuk ke dalam rumah kapolres

Menurut Arief, setelah pelaku menembak kepala korban langsung pergi ke rumah kapolres dan menembak jendela rumah kapolres. "Ya, dia sempat masuk ke dalam rumah Kapolres dan melakukan penembakan di dalam rumah kapolres. Itu ada bukti bekas tembakannya," katanya.
Setelah pelaku melakukan penembakan di dalam rumah kapolres, ia langsung pergi keluar dan masih menenteng senjata api yang digunakan.
3. Ajudan kapolres hampir jadi korban

Menurut Arief, saat sampai di halaman rumah kapolres, ajudan kapolres langsung mengejar pelaku keluar untuk memastikak yang terjadi.
"Dia juga menembak ajudan kapolres yang pergi keluar itu dan pelaku kembali menembak ke arah ajudan. Beruntung tembakannya meleset," katanya.
Setelah itu, pelaku langsung pergi menggunakan mobil dinasnya dan korban langsung dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan pertama.



















