Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Harga Bawang di Palembang Naik Pasca Momen Pilkada 2024

Harga Bawang di Palembang Naik Pasca Momen Pilkada 2024
ilustrasi bawang dan turunannya (pixabay.com/Shutterbug75)
Intinya Sih
  • Momen Pilkada 2024 memengaruhi kenaikan harga bawang merah dan putih.
  • Penyebab kenaikan juga dipengaruhi musim hujan, mengakibatkan hasil panen kurang optimal.
  • Harga bawang merah naik menjadi Rp38 ribu per kg dan bawang putih Rp40 ribu per kg.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Palembang, IDN Times - Momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 memengaruhi kenaikan sejumlah harga pangan. Salah satu komoditas harganya naik adalah bawang merah dan putih.

"Setiap hari tim memantau harga bahan pokok mulai dari beras, gula, hingga cabe. Hari ini harga bawang naik tapi tidak signifikan," kata Kepala Dinas Perdagangan Palembang Isnaini Madani, Jumat (29/11/2024).

1. Cuaca hujan juga memengaruhi harga bawang di Palembang naik

ilustrasi pasar tradisional (pexels.com/Hugo Heimendinger)
ilustrasi pasar tradisional (pexels.com/Hugo Heimendinger)

Kenaikan harga bawang kata Isnaini, bertepatan setelah momen Pilkada selesai. Namun untuk penyebab harga melonjak sebenarnya karena faktor curah hujan tinggi dan membuat panen raya berproduksi tak optimal.

"Produsen tertinggi bawang di Brebes, tapi karena hujan terus hasil panen kualitasnya kurang baik," imbuhnya.

2. Kenaikan harga bawang karena permintaan tinggi dan produksi rendah

ilustrasi irisan bawang merah (freepik.com/azerbaijan-stockers)
ilustrasi irisan bawang merah (freepik.com/azerbaijan-stockers)

Berdasarkan pantauan di Pasar 26 Ilir dan Pasar Gubah Palembang, harga bawang merah Rp38 ribu per kilogram (kg) dan bawang putih Rp40 ribu per kg. Sebelumnya pada awal November bawang merah diangka Rp34 ribu per kg dan bawang putih Rp36 ribu per kg.

"Harga bawang ini naik juga karena produksi sedikit dan permintaan banyak jadi mahal," timpal dia. 

3. Pasar murah di Palembang cara Pemkot tekan kenaikan harga

Kantor Wako Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Kantor Wako Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk menekan kenaikan harga di pasaran lanjut Isnaini, mengupayakan program operasional pasar murah di beberapa kecamatan hingga akhir tahun 2024.

"Pasar murah masih jadi cara kami untuk menekan harga, terutama jelang Nataru yang kamk prediksi akan naik pada bahan pokok tepung, telur dan gula," jelasnya. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Feny Maulia Agustin
Martin Tobing
Feny Maulia Agustin
EditorFeny Maulia Agustin

Latest News Sumatera Selatan

See More