Palembang, IDN Times - Empat daerah di Sumatra Selatan (Sumsel) terancam menghadapi kotak kosong dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang. Kondisi ini terjadi karena partai politik ramai-ramai mengusung calon petahana dan keluarga mantan kepala daerah.
Pengamat politik Sumsel, Bagindo Togar, mengaku prihatin dengan situasi ini. Menurutnya, ada dua sisi yang muncul dari isu kotak kosong. Pertama, sisi positif adalah parpol mendukung prestasi petahana. Kedua, sisi negatif mencederai sistem kompetisi dalam demokrasi dan melukai hati rakyat.
"Kalau kotak kosong karena prestasi kinerja, itu dibenarkan. Namun, kalau kotak kosong karena sistem transaksional parpol bukan karena prestasi, hal ini akan berakibat buruk pada masyarakat," ungkap Bagindo Togar kepada IDN Times, Kamis (8/8/2024).
