Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Duel Maut Saat Lebaran, 2 Pemuda Saling Tikam dan 1 Tewas

Duel Maut Saat Lebaran, 2 Pemuda Saling Tikam dan 1 Tewas
(Duel Berdarah di Lubuklinggau, Satu Tewas Satu Sekarat) IDN Times/istimewa
Intinya Sih
  • Dua pria di Lubuk Linggau duel dengan pisau karena dendam lama, menyebabkan satu orang tewas dan satu tersangka diamankan polisi.
  • Peristiwa terjadi saat pelaku menjemput pacarnya, kemudian diadang oleh korban yang memegang pisau dan terjadi perkelahian saling tusuk-menusuk.
  • Korban meninggal dunia karena luka berat, sementara tersangka masih dalam penanganan medis dan mengakui perbuatannya setelah diamankan polisi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Lubuk Linggau, IDN Times - Hanya karena dendam lama, dua pria di Kota Lubuk Linggau duel dengan senjata tajam hingga mengakibatkan satu oranh tewas karena mengalami luka tusuk.

Duel berdarah tersebut terjadi di daerah Ulu Malus, RT 08, Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, tepatnya di momen hari raya Idul Adha pada Senin (17/6/2024) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban tewas bernama Yanto (38), warga Ulu malus, RT 08, Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuk Linggau Utara. Sedangkan satu orang lagi yang merupakan tersangka bernama Ada Rusman (21) warga Ulu Malus, RT 06, Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I telah diamankan Polisi. 

1. Korban diadang oleh korban yang memegang sajam

(Duel Berdarah di Lubuklinggau, Satu Tewas Satu Sekarat) IDN Times/istimewa
(Duel Berdarah di Lubuklinggau, Satu Tewas Satu Sekarat) IDN Times/istimewa

Kapolsek Lubuk Linggau Utara, AKP Denhar, mengatakan awal peristiwa tersebut terjadi saat pelaku menjemput pacarnya bernama Novita di daerah Jogoboyo. Pelaku saat itu hendak pulang ke rumah untuk mengenalkan sang pacar ke orang tuanya di daerah Ulu Malus. 

Lantas sebelum ke rumah orang tuanya, pelaku bersama sang pacar lebih dulu hendak pergi ke rumah saksi Rafik atau tempat pelaku bekerja. 

"Namun ketika di perjalanan, pelaku diadang oleh korban yang sudah memegang sajam jenis pisau. Korban juga mengacungkan pisau yang dipegang," ujarnya, Selasa (18/6/2024).

2. Pelaku dan korban saling tikam dan sama-sama tumbang

ilustrasi penusukan (IDN Times/Mia Amalia)
ilustrasi penusukan (IDN Times/Mia Amalia)

Kemudian pelaku yang melihat korban memegang pisau kaget hingga mengerem sepeda motor yang dikendarainya dengan mendadak. Motor yang dikendarai pelaku dengan membonceng pacarnya sempat terjatuh. 

Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan korban dengan menusuk pelaku. Dan tusukan itu mengenai bagian dada sebelah kiri sebanyak 2 tusukan. Selain itu terdapat pula luka tusukan berukuran 2x2 cm. 

"Melihat kejadian tersebut, lalu pelaku membalas korban dengan cara mengejar korban, sehingga terjadi perkelahian saling tusuk-menusuk," bebernya.

Keduanya terluka parah dan terkapar di lokasi kejadian. Tak lama berselang kemudian, datang warga yang langsung membawa keduanya ke RS AR Bunda Lubuk Linggau untuk menjalani perawatan intensif oleh dokter IGD.

"Namun Yanto karena mengalami luka yang sangat serius dan mengakibatkan pendarahan, sehingga nyawa korban tidak tertolong. Sedangkan Ada Rusman masih dalam penanganan medis dan harus menjalani perawatan," jelasnya.

3. Dipicu dendam pribadi dan ada ketersinggungan

Ilustrasi TKP. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi TKP. (IDN Times/Aditya Pratama)

Sementara itu berdasarkan keterangan dari warga bahwa sebelumnya pada Minggu (16/6/2024) sekitar pukul 10.00 WIB antara korban dengan pelaku sempat cekcok. Bahkan terjadi perkelahian meski dapat dilerai oleh warga sekitar yang menyaksikannya. 

"Merasa tidak puas dan masih ada dendam pribadi karena ketersinggungan omongan, perkelahian tidak terhindar lagi.mmasing-masing membawa dan menggunakan senjata tajam jenis pisau yang menyebabkan keduanya mengalami luka tusuk, salah satunya meninggal dunia," ungkapnya.

4. Polisi berjaga di RS tempat pelaku dirawat

ilustrasi korban. (IDN Times/Mardya Shakti)
ilustrasi korban. (IDN Times/Mardya Shakti)

Korban meninggal dunia lantaran alami luka di dagu, luka tusuk di leher, luka di dada, luka tangan kiri sebanyak 2 luka sayatan dan luka sayatan di kaki kiri. Sedangkan korban mengalami luka di dada sebelah kiri yang terdapat 2 luka tusukan, luka sayatan di dada kanan dan luka di tangan kiri terdapat 2 luka sayatan. 

Kapolsek mengungkapkan, pihaknya yang mendapat informasi mengenai peristiwa penganiayaan hingga menyebabkan korban jiwa langsung meluncur ke TKP. Kemudian didapatkan informasi pelaku penganiayaan yakni Ada Rusman. Pelaku berhasil diamankan di RS AR Bunda.

"Pelaku saat ini dijaga dan diawasi anggota untuk diamankan dan dilakukan interogasi terhadap pelaku. Setelah dilakukan interogasi pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban," terangnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Yuliani
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi
Yuliani
EditorYuliani

Latest News Sumatera Selatan

See More