Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Densus 88 Antiteror Geledah Rumah di Tanjung Barangan Palembang
Antara/Rony Muharrman

Palembang, IDN Times - Densus 88 Antireror Mabes Polri menggeledah sebuah rumah terduga teroris di kawasan Tanjung Barangan, Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel). Penggeledahan ini dilakukan setelah Densus menangkap terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) di beberapa daerah pekan lalu.

"Penggeledahan ini direncanakan Sabtu lalu tapi batal. Nah baru hari ini sekitar jam 10.00 WIB digeledah. Ada 10 orang dari Densus yang datang," ungkap Ketua RT 03, Sukarya Darmawan, Senin (14/2/2023).

1. Tersangka IB sudah mencurigakan sejak awal

Ilustrasi Bom (Teroris) (IDN Times/Mardya Shakti)

Menurut Sukarya dari hasil penggeledahan tersebut, tim berhasil menyita beberapa buku. Lalu jaket dengan logo tertentu serta busur panah yang disimpan di rumah tersebut. Menurutnya, rumah itu sudah kosong hampir satu tahun.

"Rumah tersebut memang kosong sudah tinggal penghuninya. Selama di sini IB (penghuni) kalau dimintai Kartu Keluarga (KK) tidak mau memberikan. Dulu yang tinggal di rumah itu ada anak dan istrinya," jelas dia.

2. Tersangka sempat mengajar ngaji di masjid perumahan

Ilustrasi teroris (IDN Times/Mardya Shakti)

Sukarya menjelaskan, pihaknya sudah curiga dengan aktivitas tersangka IB. Ia sehari-hari berdagang susu kedelai dan mengajar mengaji. Namun aktivitasnya mulai mencurigakan hingga akhirnya Sukarya menyetop tersangka sebagai guru ngaji.

"Karena saya curiga dengan gerak-gerik berinisial IB ini. Jadi sebelum menjadi RT di sini, yang bersangkutan sering mengajar ngaji pas saya jadi Ketua RT lalu saya setopkan," beber dia.

3. Densus masih lakukan pengembangan

Ilustrasi - Penangkapan Teroris oleh Densus 88 (ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang)

Saat ini IB sudah dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tim Densus 88 pun masih melakukan pengembangan lebih lanjut tekait kasus tersebut.

"Kalau informasi yang bersangkutan sudah dibawa ke Mabes Polri ditangkap di daerah Lampung. Kalau ditangkapnya kurang tahu juga yah, itu hanya dapat dari informasi," ujar dia.

Editorial Team

Related Article