Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bawaslu Sumsel Ajak Pemilih Pemula Aktif Awasi Pilkada Serentak

Bawaslu Sumsel Ajak Pemilih Pemula Aktif Awasi Pilkada Serentak
Ketua Bawaslu Sumsel, Kurniawan bersama Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Massuryati (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya Sih
  • Pemilih pemula mencapai 40% dari total DPT di Sumsel
  • Peran penting pemilih muda dalam mengawasi pilkada serentak 2024
  • Bawaslu Sumsel berharap generasi muda terlibat aktif dalam pengawasan pemilu dan mencegah politik uang
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Palembang, IDN Times - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel menilai pemilih pemula memiliki peran penting mengawal dan menjaga sistem demokrasi di Bumi Sriwijaya. Peran anak muda diharapkan mampu mengawasi proses pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 untuk mencari pemimpin daerah yang terbaik.

"Keberadaan pemilih pemula sangat penting, karena mereka tidak hanya memiliki hak memilih, tetapi juga menjadi bagian dari generasi yang kritis dan berdaya analisis tinggi dalam menilai proses pemilu," ungkap Anggota Bawaslu Sumsel Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Massuryati pada Selasa (15/10/2024).

1. Pemilih pemula diharapkan terlibat aktif dalam membantu pengawasan

Ilustrasi pemilu/kampanye (IDN Times/Agung Sedana)
Ilustrasi pemilu/kampanye (IDN Times/Agung Sedana)

Massuryati menerangkan, pada Pilkada 2024, pemilih pemula di Sumsel terbilang banyak yakni, 35-40 persen pemilih. Kelompok ini lah yang diharapkan mampu membantu Bawaslu untuk terlibat aktif dalam mengawasi jalannya pemilu mulai dari kampanye, pemilihan hingga penetapan nantinya.

"Generasi muda dapat berkontribusi secara aktif dengan terlibat sebagai bagian dari penyelenggara pemilu, ikut serta dalam pengawasan partisipatif, dan berperan sebagai pemantau pemilu," jelas dia.

2. Pemilih pemula bisa ikut mengedukasi masyarakat

ilustrasi pilkada (IDN Times/Esti Suryani)
ilustrasi pilkada (IDN Times/Esti Suryani)

Dalam pelaksanaan pengawasan pilkada serentak, Bawaslu Sumsel terus mengupayakan langkah mencegah politik uang hingga kampanye hitam lewat edukasi dan sosialisasi. Hal ini ditujukan untuk menjaga agar proses pemilu berlangsung lancar aman dan adil.

"Kami berharap generasi muda tidak menyebarkan hoaks, melaporkan adanya pelanggaran, dan menjadi content creator yang mengedukasi masyarakat tentang pentingnya Pemilu 2024," jelas dia.

3. Jumlah DPT di Sumsel

Distribusi pemilih berdasarkan Generasi di Sumatra Selatan (Dok. IDN Times)
Distribusi pemilih berdasarkan Generasi di Sumatra Selatan (Dok. IDN Times)

Diberitakan sebelumnya, KPU Sumatra Selatan (Sumsel) mencatat total Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Sumsel mencapai 6,38 juta pemilih. Jumlah DPT itu didominasi oleh pemilih generasi milenial dan gen Z.

Generasi milenial, merupakan mereka yang lahir antara tahun 1981 hingga 1996. Pada kontestasi Pilgub Sumsel suara milenial mencapai 2.245.061 pemilih. Sedangkan generasi Z merupakan mereka yang lahir 1997-2012 mendominasi di tempat kedua mencapai 1.575.697 orang.

Sedangkan mereka yang lahir setelah 2013 dianggap sebagai Generasi Alpha dengan jumlah pemilih paling kecil sebanyak 206 pemilih. Generasi ini dianggap akan mencerminkan sikap generasi pemilih di masa mendatang.

Selanjutnya ada Generasi X yang juga mendominasi di Sumsel dengan jumlah 1.688.484 pemilih. Suara generasi ini turut mempengaruhi suara yang ada. Lalu ada generasi baby boomers yang memiliki suara terbanyak berikutnya di bawah Generasi milenial dan generasi z sebanyak 774.522 pemilih.

Terakhir generasi pra-boomers atau mereka yang lahir pasca kemerdekaan sebanyak 98.786 pemilih. Meski terbilang kecil, suara pemilih pra-boomers tetap dianggap penting dalam proses demokrasi di Sumsel.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rangga Erfizal
Ita Lismawati F Malau
Rangga Erfizal
EditorRangga Erfizal

Latest News Sumatera Selatan

See More