Ilustrasi gunung meletus (IDN Times/Arief Rahmat)
Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk berkolaborasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) agar melakukan analisa dan kajian terhadap perkembangan erupsi di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar.
“Untuk meminimalisir kerugian, kita minta pihak terkait melakukan analisa dan memberikan informasi secara berkala terkait perkembangan aktivitas Gunung Marapi yang erupsi saat ini,” kata Mahyeldi.
Ia juga menyebutkan, erupsi Gunung Marapi menjadi keprihatinan dirinya. Mahyeldi berharap jangan sampai kejadian erupsi ini menimbulkan korban jiwa. Dalam melakukan langkah antisipasi dan penanganan bencana ini, ada Undang-Undang yang mengaturnya. Terutama terkait dengan kewenangan Pemprov Sumbar dan pemerintah kabupaten atau kota.
“Ketika pemerintah kabupaten dan kota membutuhkan dukungan dalam penanganannya, silahkan sampaikan kepada Pemprov Sumbar melalui BPBD daerah atau Provinsi Sumbar,” tutupnya.